Header Ads

Header ADS

Minta Jatah, Kabid Perpustaka'an Bawa Golok

Bima,Gerbang Timur,- Memalukan, Oknum Kabid Perpustakaan Kabupaten Bima, Basyirun, M,Pd melakukan tindakan tidak terpuji. Ia mengamuk dikantornya sendiri lantaran kurang jatah untuk operasional dibidangnya. Bahkan magister Pendidikan ini membawa Senjata Tajam (Golok) untuk menggertak atasannya dan rekan kerjanya.

Aksi mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten Bima itu dilakukan beberapa waktu lalu. Hal ini dipicu lantaran Basyirun mendapatkan jatah minim untuk kegiatan. Sementara di bidang lain mendapatkan kucuran anggaran banyak. "Saya melihat dia mengambil golok dan menancapkan di atas meja dikantornya, "Ujar sumber kepada media Gerbang Timur, Senin (6/11) pagi. 

Lanjut sumber, saat insiden itu, pegawai panik dan ada yang lari keluar kantor karena ketakutan. Saat itu, Basyirun melontarkan bahasa kasar kepada Kepala Dinas, Drs.H. Abubakar dan mengancam menggunakan golok. "Pegawai ketakutan, Kepala Dinas berusaha tenangkan dia dan meminta tidak bawa golok di kantor," bebernya.

Selain protes kepada atasannya, Oknum tersebut juga protes kepada salah satu Kabid yang dianggapnya biang persoalan. "Dia tidak terima jatahnya dipotong dengan alasan untuk kegiatan di bidang lain," tambahnya.

Basyirun dihubungi via handphone membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengaku tidak terima jika anggaran yang dialokasinya kepada bidangnya dipotong. "Masa bidang saya dipotong hanya untuk kepentingan bidang lain. Saya tidak bisa terima," ujarnya.

Kata dia, bidang dikendalikannya hanya dikasih senilai Rp. 11 juta. Setelah ia ngamuk, baru mau ditambah Rp. 10 juta. "Saya emosi karena atasan saya mengatakan program saya tidak terlalu penting. "akunya.

Alasan lainnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh salah satu bidang tidak menggunakan APBD murni tapi menunggu anggaran perubahan. "saya meminta hak saya. Tidak bisa diatur dengan cara tidak adil," sorot mantan pejabat Dikpora ini. 

Sementara itu, Abubakar mengaku masalah tersebut sudah diselesaikan dengan baik. "ini hanya salah paham. Semuanya sudah tidak ada masalah lagi, "singkatnya. (Ryan)

No comments

Powered by Blogger.