Waow!! Gara-Gara Benih Jagung Rusak, UD. Sinta Rugi Rp. 1 Milyar Lebih

Inilah Sampel Benih Jagung yang Tidak Berkualitas yang Ditarik oleh Pihak UD. Sinta dari Petani

Bima,Gerbang Timur,- Terkait pemberitaan Gerbang Timur Sebelumnya, mengenai 42 Ton benih Bodong yang dibagikan Pihak UD. Sinta Kepada petani jagung di Kabupaten Bima, Dompu dan Sumbawa mendapatkan klarifikasi dari Direktur UD. Sinta, Ariyanto. Ia membantah dengan sengaja membagi benih kualitas buruk tersebut ke petani.

Ariyanto diwawancarai Senin (27/11) pukul 09.30 pagi tadi, menjelaskan perusahaannya mengalami kerugian senilai Rp. 1 M lebih. Hal itu lantaran benih yang diproduksi di perusahaan daerah Jawa Timur tidak berkulitas. "Kami rugi Mas pengadaan benih jagung ini. Kami sudah minta pihak perusahaan untuk mengganti semua benih yang rusak," ujarnya. 

Direktur ini mengaku sudah mendapatkan teguran dari pihak Propinsi terkait benih yang berjamur dan rusak. Bahkan pihak UD. Sinta hampir diputuskan kontrak oleh pemerintah. "Kami diberikan kesempatan untuk mengganti semua benih yang rusak. Kami sudah menyanggupi, termasuk pihak perusahaan yang produksi benih jagung di Jawa Timur," akunya.

Katanya, Pihaknya tidak secara sengaja membeli benih tersebut. Padahal sejak awal timnya telah melakukan uji labolatorium terkait hal itu, benihnya memenuhi standar. "Kami kaget setelah berada di Bima benih itu rusak. Bentuk tanggungjawabnya, kami sudah tarik semua benih tersebut, tinggal beberapa titik di kecamatan Woha Kab. Bima," katanya. 

Mengenai benih yang disinyalir bodong, Ariyanto membantahnya. Menurutnya, UD. Sinta membeli benih ke perusahaan yang sudah disetujui oleh pemerintah. "Ah,, masa bodong mas, itu kami ambil dari gudang perusahaan resmi. Mungkin saja itu basah sehingga kadar airnya tinggi, "elaknya. 

Ia berharap para petani bersabar. Benih sebanyak 100 ton sudah sampai di Bima untuk ganti yang rusak. Benih tersebut hasil uji labolatorium sudah memenuhi standar dan layak tanam. "Kami tidak ingin petani merugi, semoga semuanya bisa diterima. Jujur, sekali lagi, kami benar-benar mengalami kerugian," pungkasnya. (Ryan)

No comments

Powered by Blogger.