Header Ads

Header ADS

Hati-Hati Melakukan Transaksi Jual - Beli Emas di Toko Emas "Ujung Pandang"

Kota Bima, Gerbang Timur,- Kamis (14/12) sekitar pukul 16.40 Wita seorang pelanggan mengunjungi salah satu toko emas yang ada di Kota Bima. Menurut si pengunjung asal Desa Talabiu Kecamatan Woha tersebut, kedatangannya bertujuan untuk melakukan tukar tambah gelang miliknya. Sesampai di toko langsung dihampiri oleh pemilik toko.

"Saya berniat  untuk  tukar tambah Gelang saya Seberat 5 Gram. Ketika saya menyerahkan Gelang Saya kepada pemilik toko, gelang saya langsung ditimbang di depan saya, beratnya 5,05 Gram, gelang saya dalam keadaan utuh dan tidak ada lecet sedikitpun karna baru saya beli sekitar 10 hari yang lalu. Setelah Gelang saya ditimbang, si pemilik toko malah mondar mandir kiri kanan di dalam tokonya sambil membawa gelang saya Di tangannya. Sambil Berbincang-bincang dengan salah satu karyawannya, si pemilik toko tersebut mencopot Pengait gelang saya dengan menggunakan Tang, pengait gelang saya yang dicopot itu kemudian dibuang ke dalam  salah satu Box berwarna putih tanpa penutup yang disimpan di atas Rak (lemari) yang ada di dalam toko tersebut," katanya.

"Saya berdiri menunggu di depan etalase Toko. Tapi sorot mata saya tidak pernah lepas dari gerak langkah si pemilik toko yang membawa gelang saya tersebut. Kurang lebih 5 menit mondar mandir ahirnya si pemilik toko kembali menghampiri saya  yg berdiri di depan etalase Toko. Dia kembali menimbang Gelang Saya tersebut, dan berat Gelang saya setelah ditimbang yg ke 2x nya hanya 4.8 gram. Jelaslah beratnya berkurang dari timbangan pertama karena Gelang saya tidak ditimbang dengan Pengaitnya," cerita NF.

Pengunjung berinisial  NF (28) mempertanyakan kepada pemilik toko tersebut kenapa gelang saya dicopot pengaitnya, dengan spontanitas pemilik toko menjawab memang tidak ada pengaitnya gelang ini.
Lanjut NF, "Si pemilik toko berdalih gelang saya sudah lecet karna tidak ada pengaitnya. Pemilik toko tersebut Tidak mengakui sudah mencopot Pengait gelang saya tersebut."

"Saya tidak mau panjang lebar, saya langsung Menunjuk salah satu Box yang tersimpan di atas rak dan saya menyuruh untuk membongkar isi box tersebut. Pada sa'at box tersebut di bongkar di atas meja, benar saja ternyata Pengait gelang saya memang ada di dalam box tersebut diantara tumpukan emas-emas lainnya. Karna saya melihat sendiri pada sa'at pemilik toko mencopot pengait gelang saya lalu membuang pengait tersebut ke dalam Box miliknya." Lanjutnya.

"Dengan sedikit memasang wajah pura-pura bingung dan pura-pura lupa ahirnya si pemilik toko tersebut mengambil pengait gelang saya yang dibongkar di Box tadi dan langsung memasangnya kembali. Setelah itu dengan sedikit kesal saya langsung meninggalkan toko tersebut tanpa ada klarifikasi yang jelas dari pemilik toko kenapa sebagian potongan emas dari gelang saya dicopot lalu mereka simpan di box milik mereka yang sudah bercampur dengan ratusan cincin dan gelang di dalam box tersebut" tandasnya.

Pada Hari Jum'at (15/12) Pukul 09.00 Media Gerbang Timur mengkonfirmasi berita ini kepada pemilik Toko Emas Ujung Pandang, si pemilik toko menyatakan bahwa pengait gelang milik NF tersebut jatuh sendiri dan memang sudah rusak. Sesaat setelah itu, kami kembali menghubungi NF untuk mengklarifikasi Gelang miliknya yang disebut oleh pihak toko tersebut rusak. Oleh NF Kami diperlihatkan Gelang yang diklaim oleh pemilik toko itu rusak, setelah kami melihat Gelang tersebut sama sekali tidak ada kerusakan pada gelang milik NF.

Sering dilakukan oleh si pemilik toko dan baru kali ini di tangkap basah, ungkapnya. NF akan mengundang wartawan untuk jumpa Pers terkait persoalan yang dilakukan oleh pemilik toko emas Ujung Pandang ini agar seluruh masyarakat Kota dan Kabupaten Bima secara totalitas tau bagaimana perilaku toko tersebut mengibuli pelanggannya. (Uba gale)

1 comment:

  1. Bakar saja tokonya dari pada merugikan masyarakat banyak.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.