Kepala UPT Tambora Membodohi Masyarakat Tani

Bibit Jagung Bima 20 Uri
yang di Berikan Kepada Masyarakat
Bima, Gerbang Timur,- Program bantuan bibit jagung yang dianggarkan oleh pemerintah pusat dari APBN sejatinya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani bukan malah menyusahkan para petani.

Lain hal dengan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Tambora Kabupaten Bima dalam mengurai benang merah soal bibit jagung yang disinyalir terdapat beberapa masalah dalam pembagian bibit jagung bagi para petani yang ada wilayah Desa Kawinda To'i , Desa Kawinda Na,e dan Desa Oi Panihi, pihak UPT Pertanian Kecamatan Tambora telah menciderai masyarakat yang ada di wilayah kecamatan setempat.

Rencana usaha kelompok(RUK) kesepakatan bersama beberapa kelompok tani yang ada di beberapa desa di Kecamatan Tambora tersebut untuk membeli bibit Jagung Bisi 18 akan tetapi pihak KUPT pertanian yang berinisial MR, S.P melanggar kesepakatan bersama dengan kelompok tani.

Anggaran untuk membeli bibit Jagung Bisi 18 tersebut dialihkan oleh KUPT Tambora untuk membeli bibit jagung Bima Uri 20 sehingga para kelompok tani tidak mau menerima bibit tersebut dengan alasan bahwa bibit tersebut tidak berkualitas dan sulit untuk tumbuh normal. Sedangkan dalam Rencana Usaha Kelompok (RUK) harus bibit Jagung Bisi 18 bukan Bima Uri 20 dan bibit jagung tersebut sudah banyak yang busuk, oleh masyrakat kemudian dijual kembali ke penangkar karena kecewa.

MR yang kami konfirmasi via telepon (5/1) mengakui hal tersebut kendati beliau tidak pernah tau atas kedatangan bibit yang tidak sesuai dengan RUK. Kuat dugaan kami bahwa KUPT sengaja dan lari dari tanggungjawab atas hal ini, di samping itu pula oknum KUPT Tambora tidak pernah memikirkan nasib para kelompok tani, hanya ingin memperkaya diri dan keluarganya saja.(HM)

No comments

Powered by Blogger.