DONY PRASETYA

OPINI - Membangun karakter pemuda untuk Sila yang berkemajuan, Persatuan Mahasiswa Sila (PERMAS) MAKASSAR melaksakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa.

Pada dasarnya pemuda atau generasi muda merupakan aset suatu daerah atau negara sebagai generasi penerus untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Sebagai generasi baru dalam sebuah komunitas masyarakat untuk melakukan perubahan kearah yang lebih baik sudah seyogyanya pemuda haruslah dibina sejak dini agar pemuda mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar sehingga mereka bisa memahami kondisi dan situasi sosial daerah tertentu agar pemuda tidak selalu terkungkung dalam hegemoni dan keterbelangan daerah mereka tempati.

Peran pemuda dalam setiap episode sejarah kehidupan suatu bangsa telah terbukti nyata. Sejarah telah mencatat dengan tinta emas peran pemuda dalam proses perubahan suatu bangsa. Bukan hanya perubahan bangsa modern namun bangsa-bangsa atau kaum terdahulu pun tidak terlepas dari kontribusi pemuda di dalamnya. Keberadaan pemuda hari ini akan menjadi suatu gambaran keberadaan negara atau daerah di masa depan.

Dr. Yusuf Al-Qardhawi seorang ulama besar Indonesia berkata, “Apabila ingin melihat suatu negara di masa depan, maka lihatlah pemudanya hari ini.” Hal ini menunjukan bahwa generasi muda memiliki peranan besar dan penting bagi suatu bangsa. Terlebih di masa yang akan datang.

Kondisi pemuda Sila hari ini mulai mengalami degradasi karakter dan moral sebagai generasi yang akan menjadi pelopor perubahan di masa mendatang sangatlah memprihatinkan dengan maraknya pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang dan kepekaan mereka terhadap pendidikan maupun kondisi daerah hari ini. Sehingga perlu adanya penguatan dan kontruksi karakter dan moral karena dari merekalah akan lahir pemimpin-pemimpin yang amanah kedepannya.

Persatuan Mahasiswa Sila (PERMAS) MAKASSAR sebagai sentrum peradaban yang berperan sebagai salah satu jalur pembinaaan pemuda. Mereka yang mengenyam pendidikan tinggi, mereka yang selalu berperan aktif dalam mengawal suatu perubahan maka sudah sewajaranya mereka mampu merumuskan suatu perencanaan dan langkah yang kooperatif sehingga itu akan menjadi lokomotif dalam membina dan memperbaiki karakter pemuda. Merujuk dari peran dan fungsi mereka sebagai agent of change yaitu agen perubahan sehingga PERMAS merumuskan suatu kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dengan mengangkat tema “Pemuda hari ini, Pemimpin hari esok.” Yang dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kecamatan Bolo. 
Antusias dan apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Bolo dan siswa siswi/pemuda terhadap kegiatan LDKS sangatlah luar biasa sehingga itu menjadi tolak ukur bahwa pemikiran dan kerja kolektif dari masyarakat PERMAS di terima dan disambut dengan hangat oleh seluruh elemen Masyarakat setempat sebagai solusi cerdas bagi pemuda dan masyarakat hari ini.

“Siswa-siswi adalah regenerasi yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan bangsa dan negara maka jadikanlah mereka sosok yang cerdas dan intelektual, jangan mendorong mereka ke dalam jurang dan lembah hitam. Memang pemikirannya agak labil tapi dari kelabilan itu kita bingkaikan dengan pengetahuan yang menunjang pengetahuannya untuk kedepannya.” Ungkapan dari sambutan Ketua Umum dalam kegiatan tersebut.

No comments

Powered by Blogger.