Diduga Oknum Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPM Des) Kabupaten Bima Berulah Lagi

Bupati Bungkam!!!

Andi Sirajudin (Kepala BPM Des Kabupaten Bima)

Bima___Gerbang Timur Bima,- Kepala dinas merupakan pucuk pimpinan dan mempunyai tugas pokok untuk memimpin, merumuskan kebijakan teknis operasional, mengkoordinasikan, juga melaksanakan kerja sama dan mengendalikan pelaksanaan urusan pemerintah daerah di Kabupaten Bima tercinta, memberikan contoh teladan yang baik bagi seluruh bawahannya, bukan untuk memberikan contoh yang buruk karena sesungguhnya seorang pimpinan harus menjalankan amanah dengan baik sesuai tupoksinya sebagai pemimpin.

Lain halnya dengan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPM Des) Kabupaten Bima Andi Sirajudin yang sengaja menghindar dan menghilang dari kejaran wartawan yang ingin mengkonfirmasi terkait penerimaan uang senilai Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah) dari Yusuf Kepala Desa Kawinda To'i Kecamatan Tambora Kabupaten Bima. Penerimaan uang oleh oknum tersebut dengan alasan untuk bisa mendapatkan anggaran BUMDES sebesar Rp. 50 juta pada tahun 2017 lalu.

Nyatanya sampai hari ini menurut Yusuf pada saat dikonfirmasi via tlp (21/3) terkait anggaran tersebut untuk sementara ditahan oleh Kepala Dinas BPM Des Kabupaten Bima dan tanpa alasan yang jelas menahan anggaran tersebut, ungkapnya.

Dengan uang senilai Rp. 3 Juta yang kami bawa langsung bersama anak buahnya di kediaman Andi dan diterima langsung olehnya dengan alasan bahwa uang tersebut untuk administasi bagi yang punya nama untuk menerima anggaran BUMDES namun sampai hari ini anggaran tersebut tidak sepeserpun kami terima. Kalaupun pak Andi Sirajudin tidak mengakui telah menerima uang tersebut saya akan menghadap bersama saksi-saksi saya, ungkapnya dengan nada kecewa.

Kepala BPM Des pada saat dikonfirmasi (22/3) menyatakan bahwa terkait masalah yang menyebut dirinya menerima uang sebesar Rp. 3 Juta tidak membenarkan hal itu dan tidak pernah bertemu dengan Kepala Desa Kawinda To'i yang dimaksud, kalaupun ada bukti atau saksi yang melihat saya menerima uang yang dimaksud suruh lapor saja kepala desa itu dan saya siap bertanggung jawab, tandasnya.

No comments

Powered by Blogger.