Tanpa Papan Nama, 2 Perusahan Ayam Potong Terbesar Di Kota Bima Bebas Beroperasi

Tampak Depan Kantor Cabang Bima PT. Baling Bambu (Atas) dan PT. SMJ (Bawah)


Bima___Gerbang Timur Bima,- PT. Baling Bambu dan PT. SMJ yang sudah lama beroperasi di wilayah kota Bima tetapi sampai saat ini kedua PT tersebut tidak pernah memiliki identitas kepemilikan seperti papan nama yang menandakan identitas dari sebuah perusahaan yang masih beroperasi. Maka dari itu kedua PT tersebut wajib dipertanyakan keabsahan serta ijin operasionalnya.

Keberadaan 2 perusahaan tanpa papan nama tersebut sudah diketahui oleh pemerintah kota dan kabupaten Bima, akan tetapi belum ada tindakan penertiban. Besar kemungkinan 2 perusahaan yang bergerak di bidang ternak ayam potong dan pakan tersebut memang sengaja tidak memasang papan nama untuk menghindari pembayaran pajak. 

Mengacu pada aturan UU Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak dan retribusi daerah dan pendapatan daerah bahwa syarat utama mendirikan suatu usaha terutama perusahaan yang memiliki investasi ratusan hingga milyaran Rupiah wajib memasang papan nama perusahaan. Itu artinya setiap pemegang ijin wajib membuat dan memasang papan nama perusahaan. 

Juga berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan Nomor 37/M-DAG/PER/1X/2007 bahwa tanda Daftar Perusahan (DTP) harus dicantumkan pada papan nama. Semua jenis usaha wajib memasang papan nama sebagai pajak reklame, jika itu dilanggar maka Badan Pelayanan Perijinan Terpadu harus segera mengambil sikap dan tindakan terhadap kedua PT nakal tersebut.

2 perusahan besar tersebut menyewa rumah milik warga untuk dijadikan kantor cabang bahkan tak jarang ditemui kantor cabang rumahan tanpa papan nama yang jelas. Pajak reklame merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah dan itu merupakan tugas Dinas Perijinan untuk melakukan penertiban. (IM)

No comments

Powered by Blogger.