Terindikasi Korupsi, AMPEKA NTB Akan Melaporkan Asdin Juliadin Kepala BWS NT 1 Ke Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)



Ketua AMPEKA NTB(Yasmin Dahlan)


Jakarta" Gerbang Timur - Dugaan penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan sejumlah proyek irigasi di beberapa titik yang ada di kabupaten bima yang di tangani langsung oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 (BWS NTB) dalam waktu dekat akan dilaporkan oleh kelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Peduli Keadilan Nusa Tenggara Barat Ampeka NTB ke Komisi Pemberantasan Korupsi KPK. Senen, (30/7)

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum AMPEKA NTB, saat di hubungi awak media, dia menegaskan kita akan melaporkan kasus dugaan korupsi ini dengan sejumlah proyek irigasi yang terindikasi, kuat dugaan kami proyek tersebut yang melibatkan kepala BWS NT1 Asdin Juliadin dalan waktu dekat kita akan melaporkan secara bersama ke Komisi pemberantasan korupsi, KPK. 

Iya, benar saya akan melaporkan Kasus dugaan korupsi dalam pelaksanan sejumlah proyek irigasi yang terindikasi melibatkan kepala BWS NTB Asdin Juliadin ke KPK.
Tegas, Ketua Ampeka NTB, Yasmin Dahlan.

Beberapa proyek lainya termasuk proyek bendungan DAM Pela Parado bima yang terindikasi korupsi mencapai milyaran rupiah dan beberapa proyek normalisasi sungai di kota bima yang secara fisik tidak ada namun diumumkan sudah sukses dilaksanakan.

Yasmin Dahlan, juga menambahkan kasus ini cukup serius dan perlu kita bawa ke ranah hukum sehingga sejumlah pelaku yang terlibat bisa diadili sesuai dengan UU yang berlaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan hukum, kami dari AMPEKA NTB sudah mengumpulkan sejumlah bukti terkait beberapa proyek yang diduga terjadinya korupsi tersebut.

Hampir semua proyek yang dilaksanakan oleh BWS NT 1, ini tidak ada yang berjalan secara normal justru proyek yang dilaksanakan dijadikan sebagai lahan untuk menarik anggaran yang bukan menjadi haknya,  dan masih banyak beberapa proyek lainya yang dianggap bermasalah sebut saja beberapa proyek irigasi di Kecamatan lape kabupaten sumbawa besar serta proyek bengeboran air bersih di Kabupaten Bima dan beberapa kasus lainnya yang ada di beberapa kecamatan dan kabupaten di lombok. Ucapnya. (Unj/Gtb)

1 comment:

Powered by Blogger.