Header Ads

Header ADS

Warga Samili Aspal Sendiri Jalan Berlubang Sejauh 2 Km, Pemerintah Desa Dianggap Tutup Mata


Foto: Sejumlah masyakat Desa Samili Saat membakar bahan material aspal untuk menutup aspal jalan berlobang  sejauh 2 km di desa samili . Foto/An

Kabuapaten Bima” Gerbang Timur.- Aksi pengaspalan jalan dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima pada pukul (19: 00)- (22: 00) malam. Aksi tersebut dilakukan karena kondisi jalan yang berlubang dilalui oleh masyarakat setempat. Hal demikian dilakukan sebagai bukti keprihatinan masyarakat dengan kondisi jalan sejauh 2 km dalam kondisi sangat berbahaya untuk dilalui, wujud partisipasi masyarakat dengan dilakukan aspal tersebut, karena adanya ketidaknyamanan jalan dengan kondisi berlubang. Pengaspalan Jalan  menghubungkan dua Desa Samili dan Kalampa  dan sudah berjalan dua hari tanpa ada perhatian dari pemerintah Desa setempat. 

Suhardin Mayarakat Desa Samili mengatakan aksi tersebut dilakukan karena keprihatinan masyarakat atas kondisi jalan yang berlubang dan sangat berbahaya untuk dilakui, sejauh ini tidak adanya upaya  dari pemerintah dalam melihat kondisi jalan tersebut Memprihatinkan.

Menurutnya,lanjut suhardin jalan ini adalah bagian  jalur Provinsi yang memakai Anggara APBD seharusnya segera di upayakan untuk di perbaiki karena masyarakat merasa terancam memalui jalan tersebut. 

“Aksi pengaspal jalan tersebut kita lakukan dengan inisiatif kita sendiri, dan sudah dua hari kita lakukan mulai dari kemarin bersama masyarakat dan pemuda Samili dan Kalampa. Jalan tersebut sejauh 2 km. Untuk bahan aspalnya kita ambil di Bandara Bima, kita minta disana,”ungkapnya, pada media ini dalam sambungan telephone, Rabu, (30/01), malam

Dia menambahkan Kondisi jalan berlubang tersebut sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan masyakat setempat lebih khusus dua Desa Samili Dan Kalampa, ditambah tidak adanya perhatian dari Pemerintah Desa untuk segera mengupayakan perbaikan jalan menghubungkan dua Desa tersebut.

“sejauh ini tidak ada upaya baik dari Pemrintah Desa Samili Maupun Pemerintah Desa Kalampa. Kita berharap mereka selaku Pemerintah harus melihat kita. kita berharap pemerintah Desa tidak menutup mata dengan kondisi seperti ini  dan segera memperbaiki jalan tersebut.”harapnya

Kondisi jalan tersebut sangat memperihatinkan serta tidak nyaman untuk dilalui ditambah lampatnya sikap pemerintah Desa dalam mengupayakan perbaikan jalan berlubang tersebut sampai Desa Kalampa yang berada di kecamatan Woha Kabupaten Bima. 

Kondisi yang sangat mengancam keselamatan tersebut bukti lambatnya sikap Pemerintah lebih kepada Pemerintah Desa setempat.

“kita akan melanjutkan pengaspalan ini sampai besok. Dan sampai  benar semua tertutup beberapa titik lobang tersebut sampai ke Desa Sari Kalampa. Ini adalah inisiatif kita sebagai masyarakat” katanya

Aksi pengaspalan jalan tersebut sempat membuat heboh masyarakat setempat dan para pengguna jalan, ditambah antusias masyrakat dua Desa Tersebut dalam bersama melakukan pengaspalan. (Tim/GT)

No comments

Powered by Blogger.