Header Ads

Header ADS

Mengakui Kelalaian nya Pihak Apotik Kimia Farma meminta maaf dan masalah telah selesai


Bima,Gerbang Timur-Pasca pemberitaan Media Online gerbangtimur.com terkait melambungnya harga susu lactogen Prematur hanya dalam limit waktu satu minggu yang dibeli Warga Lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci, Usman (31). Menuai reaksi dari Pihak Manajeman Apotek Kimia Farma yang beralamat di Kelurahan Paruga kecamatan Rasanae Barat Kota Bima. Sabtu siang tadi (2/3/2019) Hardi Wiranata s.farm,apt selaku Apoteker Pendamping langsung mendatangi kediaman Usman untuk mengklarifikasi terkait harga susu tersebut.

Hardiwiranata.s.farm.,apt. menyampaikan bahwa terkait pemberitaan tersebut, kami sudah melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan, itu adalah kekeliruan dalam struk, Pak Usman membayar 115.500, seharusnya yang bersangkutan hanya membayar Rp. 85.000,- atas nama manajemen Apotek Kimia Farma kami memohon maaf terutama kepada Bapak Usman, selain klarifikasi dan permintaan maaf, kehadiran kami menemui Pak Usman untuk mengembalikan sisa uangnya sebesar Rp. 30.500,-., ujar Hardi.   

Hal senada juga disampaikan oleh Satyo Nugroho temannya Hardi, selaku Apoteker Pendamping, menyampaikan bahwa benar kami langsung mendatangi rumah Bapak Usman untuk dilakukan klarifikasi terkait masalah tersebut. Melalui klarifikasi yang disampaikan, Hardi Wiranata s.farm,apt berharap tidak ada lagi persepsi negatif yang berkembang di tengah masyarakat, baik tentang susu maupun tentang Apotek Kimia Farma dan dirinya secara pribadi. Sementara itu, Usman berharap Apotik Kimia Farma agar lebih berhati-hati lagi dalam memasang struk harga jangan sampai salah, dan ini harus dijadikan pengalaman untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, ujar Usman, sembari menyebut bahwa Dirinya telah memaafkan Apotik Kimia farma tersebut. (GT/01)

No comments

Powered by Blogger.