Sekitar 5,1 Triliun Dana Rehab dan Rekon NTB Sudah Ditransfer


Lobar” Gerbang Timur Bima.- Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB,  Dr.  Hj.  Sitti Rohmi Djalillah mendampingi Presiden RI,  Ir. H.  Joko Widodo bertatap muka dengan warga NTB,  di Gedung Hakka Lombok,  Kabupaten Lombok Barat, Jum'at (22/03/2019). 

Tiba di Gedung Hakka sekitar pukul 11.20 Wita,  Gubernur, Wagub, Presiden dan rombongan terlebih dahulu mendengarkan laporan Danrem 162 Wira Bhakti, Kol. Czi.  Ahmad Rizal Ramdani terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB. Presiden juga meninjau proses pencairan dana bantuan dari Bank ke masyarakat serta sejumlah UMKM yang ada di lokasi tersebut.

Di dalam gedung, Presiden yang hadir bersama Ibu Negara,  Hj. Iriana Joko Widodo menyampaikan pemerintah pusat sudah mentransfer sekitar 5,1 triliun dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB. Dari jumlah itu,  sekitar 3,5 trilun sudah dicairkan ke masyarakat. 

“Jangan sampai ada berita-berita bohong yang datang kepada bapak-ibu sekalian. Uang sebetulnya sudah masuk sebelum Desember lalu, 3,5 trilun. Kemarin sudah ditambah lagi 1,6 triliun,” jelas Jokowi di hadapan ribuan masyarakat yang hadir. 
Dengan uang sebesar itu kata mantan Gubernur DKI itu, proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB berjalan cepat. 

Sehingga masyarakat dapat hidup normal kembali di tengah-tengah masyarakat. 
Hanya saja, Presiden mengingatkan agar rumah yang dibangun itu benar-benar tahan gempa. Sebab, NTB ini berada di daerah rawan gempa atau ring of fire. 

Kalau rumah tahan gempa ini bisa dibangun kata Jokowi maka masyarakat dapat hidup menyatu dengan alam. Seperti Jepang yang sering dilanda gempa,  namun bisa hidup berdampingan dengan alam. 
Jokowi juga mengingatkan bahwa rumah yang dibangun kembali di NTB ini sekitar 216.000 rumah, jumlah yang tidak sedikit. Meski sebagian masih dalam proses pembangunan, pemerintah akan terus berupaya menyelesaikannya. Karena, daerah yang dilanda gempa bumi ini tidak hanya di Lombok, namun juga di daerah lain,  seperti Palu,  Donggala dan Sigi,  Sulawesi Tengah.

Untuk mengatasi kelangkaan material bangunan, presiden sudah memerintahkan Menteri terkait untuk segera mengirimkan material bangunan yang masih kekurangan. Seperti semen, besi serta bahan bangunan lain. 

Sebelumnya Gubernur Doktor Zul menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang telah datang menyapa kembali masyarakat NTB. 

“Atas nama masyarakat, kami menyampaikan terima kasih. Apalagi hadir juga bupati-bupati yang hebat ini,” ungkap Gubernur. Doktor Zul berharap kedatangan presiden kali ini dapat mempercepat proses pembangunan rumah di NTB ini. (GT02)

No comments

Powered by Blogger.