-->

KAPOLRES DUGA OKNUM APARAT TERLIBAT, PEMILIK NARKOBA MASIH KABUR

Kapolres Bima Kota (AKBP Ida Bagus Winarta, SIK) menunjukkan Barang Bukti Berupa 49.7 gr Sabu dan 3 Butir Peluru Tajam Jenis F-16

Kota Bima, Gerbang Timur,- Baru beberapa bulan memimpin Polres Bima Kota, AKBP Ida Bagus Winarta SIK berhasil mengamankan Narkoba jenis Sabu seberat 49,7 gram, Kamis (16/11) lalu. Namun SMD warga Desa Sangia terduga pemilik sah barang haram itu belum berhasil diringkus. Mirisnya lagi, dalam pemberantasan narkoba di Desa Rai Oi dan Desa Sangia Kecamatan Sape diduga adanya keterlibatan oknum aparat dalam kasus tersebut. 

Dalam acara jumpa pers di aula Polres Bima Kota, Sabtu (18/11) Pukul 09.40 Wita, Kapolres yang didampingi Kasat Narkoba IPTU H. Jusnaidin dan Kabag Humas IPDA Suritno, SH mengungkapkan, pihaknya hingga saat ini masih mengamankan tiga orang warga dalam kasus narkoba jenis Sabu di Desa Rai Oi, Kecamatan Sape Kabupaten Bima. Tiga orang warga berinisial HRS, FRD dan RST, kini masih diamankan di sel tahanan Sat Narkoba Polres Bima Kota. Sementara soal Barang Bukti (BB) Narkoba jenis Sabu tersebut, setelah ditimbang berat bersih sebanyak 49,7 gram. 

Made Winarta membeberkan sejumlah Barang Bukti berupa Bong, 4 bal plastik klip, korek api, handphone dan uang tunai sebanyak 15 juta lebih. Di hadapan Wartawan Bima, Ia juga beberkan adanya keterlibatan oknum tertentu yang membocorkan informasi sehingga terduga bandar berinisial SMD kabur sekitar puluhan menit sebelum aparat melakukan penggerebekan di rumahnya di Desa Sangia. “Kita mendapat informasi adanya dugaan keterlibatan oknum aparat. Dalam hal ini kami akan lakukan pengawasan dan evaluasi mengenai hal itu," bebernya. 

Belum tertangkapnya SMD, diakuinya semakin memperkuat dugaan bahwa yang bersangkutan sebagai pemilik Narkoba jenis Sabu yang sudah diamankan, uang sebesar 15 juta lebih, dan tiga butir peluru tajam jenis F-16. “Sampai saat ini, dia masih diburu. Semakin dia kabur, maka kian memperkuat dugaan sebagai pemilik Narkoba dan sejumlah BB lainnya yang sedang diamankan,” jelasnya. 

Sejumlah BB termasuk Narkoba jenis Sabu tersebut, diakuinya didapat di rumah SMD. Sementara 3 oknum warga yang masih diamankan itu, saat penggrebekan sedang berada di luar rumah oknum terduga bandar dimaksud. Tetapi, hasil tes urine terhadap ke-3 oknum warga yang sedang diamankan, positif menggunakan Narkoba.

“Kita juga masih mendalami kepemilikan Sabu oleh SMD. Kami sudah terjunkan tim untuk memburu yang bersangkutan agar bisa mengungkap pemilik sah Sabu tersebut. Kami tetap berpijak pada UU tentang Narkotika untuk membuktikan seseorang sebagai pelaku harus disertai dengan memiliki, menguasai dan mengedarkannya,” jelasnya.

Kata Kapolres, SMD merupakan sosok yang sudah lama diintai oleh pihaknya. Informasi keterlibatan SMD sebagai salah satu jaringan Narkoba di Bima itu diakuinya diperoleh dari masyarakat. Setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya terus melakukan pengintaian hingga penggrebekan di rumahnya di Desa Sangia.

“Pasar penyebaran Narkoba jenis Sabu oleh yang bersangkutan, diduga di Kecamatan Wera, lambu, Sape, dan bahkan disinyalir hingga ke Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat-NTT. Dan yang bersangkutan juga diduga memiliki hubungan dengan salah satu jaringan Narkoba jenis Sabu di salah satu wilayah Kabupaten Bima. Tak hanya itu, yang bersangkutan juga ditengarai memiliki jaringan di Kota Bima," bebernya.

Sementara 3 butir peluru tajam yang diamankan oleh pihaknya itu, bukan milik Polri. Tetapi, dia tidak menyebutkan pihak mana dan dari mana sumber peluru dimaksud. “Polri tidak menggunakan senjata jenis F-16. Kita tidak tahu dari mana dan dengan cara apa dia memperoleh peluru dimaksud, itu makanya kami bekerja keras mencari SMD” tuturnya.

Kapolres juga berjanji akan bekerja maksimal untuk mengungkap jaringan Narkoba ini termasuk menangkap SMD. Jika SMD sudah ditemukan, maka pihaknya akan mudah menelusuri dari mana asal barang haram tersebut. "Kami tetap maksimal mencari SMD. Kami tidak mau beberkan tehnik kami dipublik untuk hal ini. Sudah kami dapat informasi keberadaan SMD," akunya.

Dalam kasus ini, pihaknya belum menentukan siapa tersangkanya. Sebab dari hasil penyidikan terhadap ke-3 oknum warga tersebut, bukan sebagai pemilik Narkoba dimaksud. "Dari keterangan awal ke-3 orang yang kami amankan belum mengarah sebagai tersangka," katanya.

Pria berbadan tegap ini meminta agar masyarakat menjauhi Narkoba. Karena dampak dari penggunaan barang tersebut sangat buruk terutama rentan terjadi keretakan rumah tangga. Ia juga mengungkapkan bahwa di tubuh Polres Bima Kota sudah 2 oknum personil ditindak karena diduga menyalahgunakan Narkotika. "terkait keterlibatan aparat, kami akan terus lakukan pengawasan ketat dan evaluasi secara terus menerus," pungkasnya. (RYAN)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "KAPOLRES DUGA OKNUM APARAT TERLIBAT, PEMILIK NARKOBA MASIH KABUR"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel