-->

Mandor Pelabuhan, "Si Bandar Sabu" Kabur Saat Grebeg

Barang Bukti (BB) Beserta Pelaku yang di Amankan Polisi

Kota Bima, Gerbang Timur,- Sepandai-pandainya Tupai melompat pasti akan jatuh juga. Itulah pepatah yang cocok bagi Mandor Pelabuhan yang rangkap menjadi bandar Sabu di Kota Bima. Petualangan dengan bisnis haram selama setahun lebih tersebut hampir saja terhenti setelah Tim Opsnal Sat Narkoba mengepung kediamannya di Kelurahan Tanjung Kota Bima, Selasa (21/11) Pukul 12.00 Wita. Namun saat digrebeg, Mandor Kabur, hanya isterinya yang ada di rumah.

Sebelumnya, Sat Narkoba melakukan penggrebekan di Kelurahan Raba Dompu Barat Kota Bima. Sat Narkoba Berhasil membekuk, MG (18), JP (19) dan PM (19). Ketiganya digelandang ke Sat Narkoba Polres Bima Kota bersama barang bukti 2,6 gram sabu, alat hisap dan uang tunai jutaan rupiah.

Berdasarkan informasi dari Humas Polres Bima Kota, Ramli (40) yang diketahui sebagai Mandor di bawah kendali Pelindo III Bima ini sudah lama menjadi Target Operasi (TO) aparat. Namanya tersohor dikalangan bisnis haram. Baik dari kalangan kurir bahkan pengguna aktif Narkoba jenis Sabu.

Aparat selama ini sudah mengantongi data dan terjunkan anggota untuk mengintai agar si bandar ini bisa terciduk. Dengan segala cara dan tehnik, namun kepiawaian sang mandor melarikan diri patut diacungi jempol. Sedangkan isterinya menjadi sasaran aparat untuk diamankam ke Sel Tahanan Sat Narkoba Polres Kota Bima Gunung Dua. "Tidak ada ampun bagi bandar Narkoba. Kami akan cari dan proses mereka sesuai aturan yang berlaku," ujar Kasubag Humas Polres Bima Kota, IPDA Suratno, SH kepada Gerbang Timur.

Pak Mandor ini menurut data Polres Bima Kota menjajakan barang haramnya kepada anak buahnya yang bekerja sebagai buruh di pelabuhan. Ia juga mencari kurir untuk mengedarkan barang haram tersebut. Tidak tanggung-tangung, pria berbadan kekar ini memiliki akses bisnis haram yang terbilang besar. "Generasi harus diselamatkan. Kami bekerja demi bangsa dan negara dan ini kinerja kami dalam mengungkap dan memberantas Narkoba di Kota Bima," tegasnya.

Jika mandor ini berhasil dibekuk, Ia yakin akan menjadi pintu masuk aparat untuk pengembangan kasus peredaran Narkoba lainnya. Ia yakin ada bandar lain yang bekerja sama dengan bersangkutan. "kita akan terus bekerja, siapapun yang mencoba mengedarkan dan mengusai barang haram itu maka akan berhadapan dengan Kepolisian," tegasnya lagi.

Suratno membeberkan, di rumah Mandor, Tim Opsnal Sat Narkoba mengamankan sejumlah barang bukti berupa 14 poket Sabu, 5 plastik klip, 1 dompet warna Hitam, 3 buah Hp merk Samsung, 2 buah Bong, 3 buah isolasi kecil, beserta 1 buah cuter,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga mengimbau kepada generasi muda agar menjauhi Narkoba. Tidak hanya itu, Suratno berharap adanya peran aktif warga Kota Bima untuk memberikan akses informasi adanya kecurigaan peredaran Narkoba. "Kami akan menjaga kerahasiaan identitas yang memberikan informasi. Ini janji kami, tidak usah khawatir untuk memberikan informasi," harapnya. (Ryan)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Mandor Pelabuhan, "Si Bandar Sabu" Kabur Saat Grebeg"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel