-->

Kepala SMKN 3 Bima Menyalahgunakan Dana BSM

Bima Gerbang Timur,- Program BSM adalah Program Nasional yang bertujuan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah dengan membantu siswa miskin memperoleh akses pelayanan pendidikan yang layak. Melalui Program BSM ini diharapkan anak usia sekolah dari keluarga miskin dapat terus bersekolah, program BSM juga mendukung komitmen pemerintah untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan di Kabupaten/Kota miskin dan terpencil. Program ini bersifat bantuan langsung kepada siswa dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi siswa.

Pembagian Dana BSM di SMKN 3 Bima

Dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) SMK Negeri 3 Bima Kecamatan Wera dibagikan pada Hari Senin (25/12) bertepatan dengan hari libur Nasional. Pembagian tersebut dihadiri oleh puluhan wali murid beserta komite sekolah.
Yang jadi pertanyaan di sini, kenapa Dana BSM tersebut harus diterima lewat pihak sekolah dan dibagikan pada saat hari libur dan kenapa tidak diberikan kesempatan kepada siswa untuk menerima langsung Dana BSM di Bank?? Padahal sesungguhnya Dana BSM harus diterima langsung oleh siswa melalui rekening masing-masing siswa. Kuat duga'an berarti ada indikasi yang lain yang dilakukan oleh pihak SMKN 3 Bima.

SMKN 3 Bima mendapat jatah Dana BSM dari pemerintah sebesar Rp. 131.500.000 (seratus tiga puluh satu juta lima ratus ribu rupiah). Jumlah siswa penerima BSM yang didata oleh sekolah sebanyak 223 orang dari siswa Kelas XI dan XII. Oleh karena adanya kebijakan dari Kepala Sekolah kemudian jumlah siswa sebanyak 223 orang yang telah didata sebagai penerima dana BSM tersebut dilebur menjadi 278 Siswa dan dibagi rata seluruhnya.

Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari salah seorang Siswa kelas XII Jurusan Peternakan, ia mengakui bahwa jumlah Dana BSM yang ia terima Pada tahun lalu jauh berbeda selisihnya dengan yang diterima pada tahun ini. "Dulu saya mendapatkan dana BSM sebesar 500 Ribu Rupiah tapi sekarang yang saya terima sudah berkurang," ungkapnya.

Beberapa wali murid juga mengeluhkan masalah berkurangnya dana BSM yang diterima oleh anak-anak mereka. Menurut salah seorang wali murid yang kami temui dikediamannya beliau membeberkan kepada kami terkait berkurangnya dana BSM yang diterima oleh anaknya. "Anak saya hanya mendapatkan 350 Ribu Rupiah karena sudah dipotong oleh sekolah untuk harga baju," bebernya.

Dra. Hj. Fys All, MM (Kepala SMKN 3 Bima)

Dihari yang sama Media Gerbang Timur mengkonfirmasi berita ini kepada kepala SMKN 3 Bima Dra. Hj. Fys All, MM via telefon,  beliau menyatakan bahwa Dana BSM telah dicairkan pada jum'at (22/12) dan baru dibagikan pada hari senin (25/12). "Pencairan dana BSM dilakukan sendiri oleh saya di Bank karena penerimaannya secara kolektif dan sisa dari pembagian BSM tersebut untuk menutupi hutang baju seragam sekolah," tuturnya. (FT. Wera).

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Kepala SMKN 3 Bima Menyalahgunakan Dana BSM"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel