-->

SMP Karya Ikhlas Desa Ncera di Duga Memanipulasi Data Penerima Program Indonesia Pintar

Dana Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2015-2016 Diselewengkan


Berdasarkan data kesiswa'an SMP Karya Ikhlas Desa Ncera tercatat 155 orang pada tahun 2015 dan 137 orang pada tahun 2016. Siswa siswi ini sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk mendapatkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), namun sejumlah siswa ini tidak mendapatkan apa yang menjadi hak mereka kecuali sedikit saja.

Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari salah seorang wali murid, beliau membeberkan kepada kami terkait masalah dana Bantuan PIP yang diduga telah diselewengkan oleh Pihak sekolah. "Anak saya hanya mendapatkan uang 100 Ribu Rupiah yang diberikan oleh pihak sekolah dari dana bantuan PIP, sisanya untuk seragam siswa dan pembangunan gedung sekolah" ungkapnya.

Selanjutnya berdasarkan fakta yang ada di SMP Karya Ikhlas Desa Ncera, bahwa siswa-siswi yang belajar disitu hanya mencapai 70 sampai 80 orang saja. Yang menjadi masalah di sini, siswa-siswi dari manakah yang berjumlah hingga mencapai 155 orang yang tertuang dalam data penerima bantuan PIP tahun 2015 dan 137 orang yang tertuang dalam data penerima bantuan PIP tahun 2016 dan sudah ditetapkan sebagai siswa penerima manfaat dari Program Indonesia Pintar tahun 2015-2016, jangan-jangan siswa-siswi yang tercatat dalam data PIP tersebut sebagiannya merupakan siswa fiktif atau siswa siluman alias siswa tidak berwujud, ungkap salah seorang pemuda setempat yang tidak mau disebutkan namanya. (Uba Gale)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "SMP Karya Ikhlas Desa Ncera di Duga Memanipulasi Data Penerima Program Indonesia Pintar"

  1. analisa penggunaan dana ada'''''? jika ada silakan pertanyakan ,, tapi sebagai jurnalis kapasitanya ,, informasi kana konfirmasi......





    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel