-->

Warga Desa Diha Kecamatan Belo Keluhkan Pengadaan Bibit Sapi Tidak Sesuai Harga

Bibit sapi 

Masyarakat Desa Diha Kecamatan Belo Kabupaten Bima sangat merasa bangga dan berterimakasih kepada pemerintah Desa Diha dengan adanya bantuan bibit sapi dari pemerintah setempat, namun bantuan tersebut menuai masalah. Pada tahun 2017 pemerintah Desa Diha merealisasikan pengadaan bibit sapi yang bersumber dari Dana Desa (DDA dan ADD), namun masyarakat yang mendapatkan bantuan tersebut sangat kecewa dengan bibit sapi yang mereka terima karena tidak sesuai dengan apa yang disosialisasikan dari awal oleh pemerintah desa kepada warga yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan tersebut. Menurut beberapa penerima bantuan bibit sapi tersebut kekecewaannya kepada pihak pemerintah Desa sungguh luar biasa karna pembelian bibit sapi tersebut tidak sesuai dengan juklak dan juknisnya, disamping itu membuat kecurigaan kami bahwa dibalik itu ada indikasi yang lain yang dilakukan oleh pihak aparat desa setempat.

Salah seorang warga desa Diha yang kami temui dikediamannya sebut saja Nawir, dia membeberkan "bibit sapi yang kami terima tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan oleh pemerintah desa, bibit sapi yang dijanjikan seharga 5 Juta Rupiah, tetapi pada kenyataannya bibit sapi yang kami terima seharga kisaran 3 Juta saja", jelasnya. Bibit yang diadakan oleh pemerintah Desa Diha sebanyak 42 ekor, 21 ekornya dikeluhkan oleh warga lantaran bibit sapi tersebut terlalu kecil dan tidak sesuai dengan harga yang ditentukan oleh Pemerintah Desa.

Melalui pesan singkat seluler, Sekretaris Desa Diha menerangkan "Bibit-bibit sapi tersebut sebanyak 42 ekor, 21 ekor dibeli oleh AMA PEI yang diutus oleh Bapak Kepala Desa dan 21 ekornya lagi dibeli menggunakan Dana BUMDES, ini semua atas kesepakatan dengan saya seharga 6 juta perekornya, papar Sekretaris Desa Diha (uba gale)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Warga Desa Diha Kecamatan Belo Keluhkan Pengadaan Bibit Sapi Tidak Sesuai Harga"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel