-->

Laskar Muda Anti korupsi NTB Desak KPK Usut Tuntas Kejahatan Berjamaah di Tubuh BWS NT-1

Unjirin (Kiri) Ketua Laskar Muda NTB

Mataram, Gerbang Timur Bima,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Laskar Muda Anti Korupsi Nusa Tenggara Barat (LM NTB) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 (BWS NT-1) Senin (2/4). Mereka memprotes kepala BWS dan penguasa anggaran yang semena-mena mengerjakan sejumlah proyek di berbagai daerah di NTB.

Ketua LM NTB Unjirin dalam orasinya menyampaikan bahwa telah terjadi sistem kejahatan yang luar biasa dengan berbagai macam modus bahkan terstruktur telah berlangsung lama terpraktek di tubuh BWS NT-1. Banyak anggaran negara yang bersumber dari APBN yang dirugikan akibat kejahatan melalui sejumlah daftar paket proyek di bawah tanggung jawab BWS NT-1 selaku penguasa anggaran.

Hal tersebut mengakibatkan hasil pengerjaan proyek tidak berkualitas, mangkrak, gagal konstruksi, dan pekerjaan tidak sesuai RAB serta ditambah lagi dengan dugaan praktek persekongkolan berjama'ah pada saat proses tender berlangsung, ungkapnya.

Lanjut Jirin, dalam hal ini Asdin selaku kepala BWS NT-1 harus bertanggung jawab atas perilaku kejahatan berjama'ah yang ada di tubuh BWS NT-1. Ada sejumlah 8 paket proyek yang bersumber dari APBN yang dikerjakan asal-asalan oleh Asdin diantaranya paket pengadaan alat pemecah enceng gondok di Loteng, proyek bendungan Arahmano Sumbawa, pembangunan embung serbaguna Sori Bura di Dompu Tahun 2016 senilai Rp.5,3 Milyar, rehabilitasi jaringan irigasi D.I Rababaka komplek Dompu Tahun 2016 senilai Rp.17 Milyar, pembangunan embung serbaguna Madanduru Dompu Tahun 2016 senilai Rp. 6,9 Milyar, pembangunan jaringan air baku embung tandung Loteng Tahun 2016 senilai Rp. 1,8 Milyar, pembangunan embung rakyat untuk air baku tersebar di pulau Lombok sebanyak 25 lokasi pada tahun 2016 senilai Rp.1,8 Milyar, rehabilitasi jaringan Irigasi D.I Pengga Loteng Tahun anggaran 2016 senilai Rp.11,3 Milyar.

Dari Beberapa daftar paket proyek yang disebutkan diatas yang melibatkan Asdin selaku kepala BWS NT-1 semua cacat hukum dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Lembaga yang berkompeten di NTB, KPK, Kejagung dan Mabes polri.

Apa yang dilakukan Asdin tersebut sudah sangat luar biasa dan sudah melampaui batas kewajaran bayangkan saja proyek pembangunan sistem jaringan air baku Sekeper dari APBN tahun 2016 senilai Rp. 11,3 Milyar sudah jelas merugikan Negara karena baru beberapa bulan proyek-proyek tersebut sudah ambruk. Lucunya juga pada tahun 2017 lalu Laskar Muda NTB memantau secara langsung ternyata proyek tersebut tidak dilakukan PHO/perawatan sehingga proyek tersebut dibiarkan terbengkalai begitu saja sampai saat ini. Jika pihak BWS mengklaim bahwa proyek tersebut tidak ada masalah maka pihak BWS melakukan pembohongan publik tegas Ketua LM NTB.

Disamping itu Asdin selaku Kepala BWS NT-1 sampai hari ini belum bisa dikonfirmasi terkait masalah tersebut karena tidak pernah menjawab ketika dihubungi via telepon. (IM)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Laskar Muda Anti korupsi NTB Desak KPK Usut Tuntas Kejahatan Berjamaah di Tubuh BWS NT-1"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel