PT. AMANITAMA BERKAH SEJATI di Jakarta Cacat Hukum

Johan Jauharin (Ketua Umum KMP NTB-Jakarta)

Mataram, Gerbang Timur Bima,- Mengingat beberapa peristiwa buruk pengiriman tenaga kerja asal NTB melalui sponsor utama ibu Uty dari Dompu, ibu Mery dari Sumbawa dan pak Ali sponsor utama di PT. AMANITAMA merupakan kejahatan dan perdagangan manusia.

Mereka mencari ibu-ibu pengangguran mulai dari Bima, Dompu, Sumbawa sampai Lombok yang tidak berpendidikan dan cepat tergiur dengan mengiming-imingkan gaji kepada calon tenaga kerja dengan angka yang fantastis kepada pihak keluarganya dan sebagian besar dari mereka berujung sengketa, menderita atau petaka di negeri orang.

Ketua Umum KMP NTB-Jakarta Johan Jauharin mengatakan informasi yang diperoleh dari beberapa sumber tenaga kerja di beberapa negara khususnya di Timur Tengah termasuk Arab Saudi banyak yang terjadi korban kejahatan dan perdagangan manusia. Pak Ali, Ibu Uty dan Ibu Mery segera pulangkan mereka dari Arab Saudi di KBRI Riyadh Sarikahnas Manfaweer Eksit 9.

Johan berharap dan meminta kepada pemerintah untuk menyikapi dengan tegas para pemain gelap jasa tenaga kerja seperti yang dilakukan oleh tiga pelaku utama ini.

Padahal pemerintah belum mempunyai regulasi tentang perlindungan pekerja migran di Negara Timur Tengah menjadi latar belakang moratorium, tetapi mengapa ke tiga pelaku ini begitu liciknya mengirim tenaga kerja ke sana sampai nomor HP pihak keluarga tenaga kerja di blokir lantaran mereka ingin minta pulang dengan berbagai alasan objektif bahwa mereka dalam kondisi sakit parah, meninggal keluarga dan kondisi anaknya yang sedang dirawat di Rumah Sakit setempat dan lain-lain.

Ibu Uty sebagai sponsor wilayah Dompu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh POLDA NTB atas dugaan pengiriman TKI -TKW di Turky dan Surya. Anehnya mereka mengirim TKW melalui cara-cara yang ilegal seolah-olah  mengatas namakan PT. AMANITAMA BERKAH SEJATI.

Padahal Negara kawasan Timur Tengah sendiri pemerintahnya belum mempunyai mekanisme penyelesaian masalah pekerja migran dan pemerintah Indonesia juga belum melihat komitmen kuat dari negara-negara tersebut dalam memberi perlindungan kepada pekerja migran.

Tingginya kasus yang menimpa TKW-TKI mengingatkan kepada warga NTB untuk stop berangkat menjadi tenaga kerja di kawasan Timur Tengah karna pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 260/2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia melalui peraturan tersebut, pengiriman pekerja migran khususnya pada sektor pembantu rumah tangga ke seluruh negara kawasan Timur Tengah telah dihentikan atau moratorium.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "PT. AMANITAMA BERKAH SEJATI di Jakarta Cacat Hukum"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel