-->

PT AMANITAMA BERKAH SEJATI, PAK ALI & IBU MERY MAHLUK PEMBANGKANG

Johan Jauhari (Ketua Umum KMP-NTB Jakarta)

Gerbang Timur Bima,- Mengingat peristiwa buruk pengiriman tenaga kerja asal Bima- Dompu melalui sponsor utama Ibu Nuraini, problemnya ibu Nuraini yang nama panggilannya Ibu Nur ini awalnya mengirim TKW asal Dompu bernama SITI SABARIA BT A-LATIF melalui bis RASA SAYANG.

Tiba di Jakarta (terminal) kmudian dijemput oleh Ibu Mery asli Sumbawa yang merupakan istri dari saudara Andi dengan memakai mobil pribadi Avanza warna putih oleh supir pribadinya saudara Jejen menuju PT. AMANITAMA dan sponsor saudari Mery dengan pihak PT menempatkan TKW asal Dompu ini di negara Riyadh - Saudi Arabia padahal Negara kawasan Timur Tengah sendiri pemerintahnya belum mempunyai mekanisme penyelesaian masalah pekerja migran dan pemerintah Indonesia juga belum melihat komitmen kuat dari negara-negara Timur Tengah, seperti Arab Saudi, Omman, Emirat Arab sejak Agustus 2011.

Ketua umum KMP NTB-Jakarta Johan Jauhari mengatakan sejak berlakunya moratorium ke negara-negara Timur Tengah berarti tidak ada lagi pengiriman TKW-TKI ke sana. Kalau pun ada pengiriman TKI/TKW ke Timur Tengah, hal itu dilakukan oleh ibu Mery dari istri saudara Andi dan Pak Ali secara ilegal human trafficking atau penjualan manusia dengan memalsukan dokumen visa yakni menggunakan visa kunjungan, itulah motif yang sama seperti SITI SABARIA BT A-LATIF bernomor urut 9040 dan ENDANG SURYATI BT SUAEB bernomor urut 9150 dengan nama PT yg sama.

Dua sosok korban bernama Endang dan Siti ini di iming-imingkan gaji dengan angka yang fantastis kepada pihak keluarganya akhirnya mereka berujung sengketa, menderita atau petaka di negeri orang dan mereka ingin dipulangkan oleh pihak keluarga dengan selamat di tanah kelahirannya dari negara Timur Tengah tepatnya di Saudi di KBRI Riyadh Sarikahnas manfaweer Eksit 9.

Tingginya kasus yang menimpa TKI-TKW asal Indonesia terutama mengingatkan kepada warga NTB stop keberangkatan menjadi tenaga kerja di kawasan Timur Tengah tersebut karena pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Nomor 260/2015 tentang Penghentian dan Pelarangan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia, melalui peraturan tersebut, pengiriman pekerja migran khususnya pada sektor pembantu rumah tangga ke seluruh negara kawasan Timur Tengah telah dihentikan atau moratorium. (Jorin)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

5 Responses to "PT AMANITAMA BERKAH SEJATI, PAK ALI & IBU MERY MAHLUK PEMBANGKANG"

  1. medetita mata setan gaji sesuai yg di kata kan dan gaji ga pernah kurang sesikit pun ke tkw nyaaa apa karnah kalian ga bisa memeras sy yg kaya johan kata kan ke sy utuk bagi2 rejeki tpi sy ga mau meneruti kemauwan nyaaa

    ReplyDelete
  2. kalian jgan asal ngomong aja yaaa

    ReplyDelete
  3. anak berangkat jga udah di ketahui sama pihak kluargga nyaa dan di dpan kluargga nyaa jga seponsor nyaa kasi duit klo kalian ga mau wargga dompu berangkat jadi tki ilegal yg di rekrut sama seponsor dompu kalian harus meyedia kan lapangan pekerjaan

    ReplyDelete
  4. di saat org2 itu mau berngkat jadi tenaga kerja trus di waktu dia org teruma uang saku kalian kemana ko kalian ga melarang dan knapa kluargga nyaa ga melarang

    ReplyDelete
  5. klo maksud kalian di iming2ngi gaji besar berarti itu trik seponsor nyaaa biar dapat tkw bukan dari pihak perusahaan yg menjanjikan

    ReplyDelete

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel