Diduga PT.MAS dan PT.BAU Sebagai Dalang Dalam Kasus Money Politic Pada Pilkada Kabupaten Lahat

Aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Anggota AMPPDB di kantor KPK

Jakarta, Gerbang Timur Bima- Dugaan keterlibatan PT. BAU dan PT. MAS dalam kasus Money Politik melalui pilkada Kabupaten Lahat kembali dikawal oleh mahasiswa yang tergabung dalam ALIANSI MAHASISWA PENGAWAS PEMILU DAMAI & BERSIH (AMPPDB) di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Keterlibatan PT. BAU dan PT. MAS dalam praktek money politik tersebut dianggap mencederai pesta demokrasi yang ingin dilaksanakan secara bersih serta tidak merugikan kandidat lain. Hal tersebut disampaikan oleh Korlap Aksi Rangga Kurnia.

Anggota AMPPDB meminta kepada KPK dan Pusat Pelapor dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) turun ke Kabupaten Lahat untuk mengusut tuntas praktek kejahatan Money Politik yang diduga dilakukan oleh PT. BAU dan PT. MAS yang terlibat aktif membandari paslon nomor urut 3 Cik Ujang - Haryanto pada pemilihan Bupati Kabupaten Lahat. Keterlibatan PT. BAU dan PT. MAS telah mencederai pesta demokrasi Kabupaten Lahat yang ingin dilaksanakan secara bersih tanpa ada pihak yang harus dirugikan.

"Keterlibatan mereka diungkapkan dari berbagai sumber yang dapat dipercaya. Bahkan pernyataan itu disampaikan di beberapa media. "Anda keliru jika mengira uang yang ditebar untuk Money Politic adalah milik Cik Ujang. Ini ada keterlibatan PT. BAU dan PT. MAS yang menggelontarkan dana puluhan Milyar Rupiah untuk Money Politic", terang sumber tersebut di Lahat, Rabu (4/7)"

Rangga Kurnia juga menambahkan "PT. BAU dan PT. MAS ini terkenal merusak lingkungan dan tidak menyalurkan CSR secara memadai untuk kesejahteraan masyarakat. Masa depan masyarakat akan hancur apabila keadaan ini tidak dihentikan sesegera mungkin oleh KPK dan Polri. Selain itu, perusahaan galian C yang dimiliki Akay yang juga diduga terlibat membiayai kejahatan Money Politic paslon No. urut 3, terkenal merusak lingkungan sungai Lematang yang sangat parah," ujarnya.

"Jika dilihat dari profiling harta kekayaan pasangan Cik Ujang - Haryanto yang sekitar 7 Milyar dan dana kampanye yang hanya 6 Milyar, tidak masuk akal jika Cik Ujang bisa membagi bagi uang berpuluh puluh Milyar dan tersebar merata di 24 kecamatan, diperkirakan jumlah amplop yang dibagi-bagikan untuk kejahatan Money Politic pasangan ini ada sekitar 150 ribu amplop yang berisi uang 150 ribu - 200 ribu. Kisaran uang yang tersebar sekitar 20 Milyar bahkan sampai mencapai 30 Milyar. Uang ini digelontorkan dalam waktu 7 hari hingga pilkada 7 Juni 2018. Kejahatan ini dilakukan secara tersruktur, sistemik & massif, yang melibatkan tim sukses paslon No. urut 3, pengurus Partai Demokrat, anggota DPRD fraksi Partai Demokrat, dan bukti-bukti ini sudah ada di Panwaslu Kabupaten Lahat dan pihak Kepolisian. Kejahatan ini telah memporak porandakan / menghancurkan demokrasi di kabupaten Lahat yang akan menimbulkan kekacauan dan instabilitas masyarakat," ungkapnya.

"Keterlibatan PT. BAU dan PT. MAS serta perusahaan galian C milik Akay, pada pelaksanaan prosesi demokrasi pemilihan pilkada di kabupaten Lahat sangat mencoreng dan melukai demokrasi yang seharusnya berjalan damai, transparan, dan jauh dari kejahatan Money Politic. Inilah yang menjadi dasar kenapa kami meminta KPK, PPATK, Polri untuk turun dan membentuk tim investigasi dan membuktikan terjadinya kejahatan Money Politic, sehingga para pelaku kejahatan yang memporak porandakan demokrasi dan kedaiamaian Kabupaten Lahat dapat dihukum dengan berat, setimpal dengan kejahatan yang mereka lakukan", sambungnya.

Usai berorasi secara bergilir korlap aksi Rangga Kurnia menutup aksi dengan membacakan tuntutan. :
1. Kami meminta kepada KPK dan Polri untuk menyelidiki dan memeriksa PT. BAU dan PT. MAS serta perusahaan galian C atas dugaan kuat melakukan kejahatan Money Politic dalam membandari paslon No. 3 Cik Ujang - Haryanto.
2. Meminta PPATK agar segera mengaudit seluruh transaksi keuangan perusahaan-perusahaan yang dimaksud, terkena rekening dana kampanye, rekening perusahaan Cik Ujang dan seluruh orang-orang terdekat dalam waktu 5 bulan terakhir. 
3. Dugaan keterlibatan beberapa pihak di atas telah menghancurkan nilai demokrasi dan ketentraman masyarakat kabupaten Lahat. karena itu harus dihentikan dan seluruh yang terlibat harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. 
4. Kami mendukung KPK RI dan Polri sebagai lembaga yang konsisten membasmi kejahatan diatas. (UNJ/GTB)

0 Response to "Diduga PT.MAS dan PT.BAU Sebagai Dalang Dalam Kasus Money Politic Pada Pilkada Kabupaten Lahat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel