LSM LIDIK:Keberadaan PT.Koinnesia Di Wilayah Kota Dan Kabupaten Bima Perlu Dipertanyakan Legalitasnya.


Direktur PT.Koinnesia(Arya Arismaya Metananda S.Hut,M.Si)

Bima Gerbang Timur Bima"PT.Koinesia suatu Badan usaha yang modalnya dimiliki oleh pihak swasta dan memiliki peran yang terbagi dalam berbagai macam bentuk dan  bertujuan mencari keuntungan yang sangat besar dalam mengembangkan Usaha.sesuai bunyi pasal 33 undang-undang tahun 1945 bahwa Bidang usaha yang diberikan kepada pihak swasta Hanya untuk mengelola sumber daya ekonomi yang bersifat tidak fatal atau tidak menguasai hajat hidup orang banyak.

Lain halnya dengan PT.koinnesia yang semena-mena melakukan operasi diwilayah kabupaten dan kota bima ini tampa adanya kesepakatan bersama antar masyarakat setempat walaupun hal tersebut sudah diberi mandat oleh pemerintah.kendatipun hal demikian harus lebih awal mensosialisasikan kepada masyarakat dan pemerintah setempat.walaupun itu hak pemerintah.kalau mengacu pada pasal 33 undang-undang dasar 1945 yang intinya tidak boleh menguasai hajat hidup orang banyak.kalau seperti itu bahwa PT.Koinnesia diduga segaja dalam melakukan penanaman tersebut.

Menurut YAN bahwa penanaman dan persemaian bibit kayu sengon yang ditanam dibeberapa lahan kawasan tutupan yang ada beberapa lokasi wilayah kabupaten dan kota Bima tersebut diduga tidak memiliki ijin Resmi Untuk Beroperasi dan ijin penanaman diKabupaten kota Bima ini,hal tersebut Pihak LSM lidik Menolak Kehadiran perusahaan PT.Koinnesia untuk Beroperasi khususnya di Desa Tangga Baru kecamatan monta kabupaten Bima ini "tuturnya"

Sirnawan SH.(Direktur Lsm Lidik)

Lanjut YAN Ada banyak Alasan-alasan yang mendasar dalam penolakan perusahan tersebut,Menurutnya,dengan masuknya perusahaan PT.Koinnesia tersebut hanya modus saja dan pasti ada Niatan yang lain sebab sudah banyak belajar buat kami kaitan masuk nya investor  di kabupaten Bima selama ini.coba kita lihat terkait kasus ditambora bahwa Tanah masyarakat sampai detik ini dikusai oleh PT.Sanggar Agro apa yg terjadi sekarang, Masyarakat sudah gigit jari,karna tanah-tanahnya sudah disertifikat semua oleh perusahaan yang bersangkutan yaitu sanggar Agro.hal inilah yang membuat Kami Menolak PT.Koinnesia jangan sampe hal tersebut terulang kembali untuk Rakyat Bima. Belum lagi Penanaman bibit sengon yang tidak pernah dirawat dengan baik hanya dibiarkan begitu saja Tampa dilakukan perawatan sehingga kayu tersebut tidak maksimal pertumbuhanya,disamping itu pula belum lagi masyarakat di iming-imingkan untuk di gaji 500 ribu bagi yang merawat tanaman tersebut ternyata itu tidak juga dilakukan oleh pihak PT.Koinnesia"Bebernya"

Berdasarkan hasil investigasi LSM Lidik bahwa Masyarakat Dusun Tanjung Baru Desa tangga baru ternyata masyarakat menolak perusahaan tersebut Untuk beroperasi ddusunnya karna dinilai tidak sesuai dari Apa yang mereka harapakan"ungkap masyrakat setempat,hanya segelintir manusia saja yang mendukung keberadaan PT.Tersebut.untuk itu pihak LSM lidik menolak PT.koinnesia Beroperasi di Desa tangga baru kecamatan monta,apa lagi mau mengelola kawasan tutupan negara itu fatal Buat kami generasi kedepan,pertimbangan kami cukup besar untuk menjaga kelestarian Hutan tersebut, jangan sampai terjadi ekspoloitasi Hutan apa lagi wilayah Desa Tangga Baru tersebut merupakan wilayah yang Sangat Kekurangan Air"Tuturnya.

Lanjutnya Sesuai Bunyi pasal 33 UUD 1945 Bahwa Bidang-bidang usaha yang diberikan kepada Pihak swasta Hanya untuk mengelola sumber Daya Ekonomi yang bersifat tidak fatal atau tidak menguasai hajat hidup orang banyak,apa lagi dikawasan Desa Tangga Baru tersebut merupakan tempat untuk mencari Nafkah demi  kebutuhan hidup masyarakat setempat,"ungkapnya"

Menurut Direktur PT.Koinnesia(Arya Arismaya Metananda, S.Hut, M.Si)pada saat dikonfirmasi menyatakan Biar lebih jelasnya perlu saya terangkan 1/1  terkait hal tersebut bahwa PT.Konesia ini Bukan Badan Usaha milik Negara(BUMN)Akan tetapi   Badan usaha milik swasta(BUMS) juga yang memodalinya bukan pemerintah tetapi dimodali oleh kami sendiri hanya saja pemerintah Tersebut untuk pertanggung jawaban tentang kegiatan pekerjaan karna SK Mandat tersebut dikeluarkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan disitulah Campur Tangan Pemerintah.kami melakukan hal tersebut tidak asal-asalan tampa ada persetujuan dan petunjuk dari pemerintah,Baik itu pemerintah Daerah,pemerintah propinsi maupun pemerintah pusat."terangnya Lanjutnya terkait isu-isu gaji bagi yang merawat tanaman tersebut tidak ada hanya saja ada sedikit buat beli rokok kalaupun ada. Ucapnya (GT/IM)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "LSM LIDIK:Keberadaan PT.Koinnesia Di Wilayah Kota Dan Kabupaten Bima Perlu Dipertanyakan Legalitasnya."

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel