-->

Ketua Bem STIH Muhammadyah Bima Menolak Atas Pengadaan Buku Muatan Lokal Yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bima.


Bima"Gerbang Timur Bima" Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bima sudah menayangkan Tender Pengadan Buku Muatan Lokal Senilai Rp 1,98M yang diadakan oleh pihak Dikpora Kabupaten Bima, sekarang merupakan tender ulang dari tahun sebelumnya yang sempat heboh karena dimasukan nya buku yang bertema Budaya Lombok, padahal buku  yang diutamakan adalah buku-buku dengan muatan lokal Bima.

Menurut Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STIH Muhammadyah Bima Mas.ud  atau yang biasa disapa Panglima Ngali,pada saat dilakukan pembatalan tender tahun 2017 lalu, pihak Dikpora berjanji akan membentuk tim seleksi buku-buku yang akan dipilih,nyata nya omong kosong, dengan data yang sudah beredar luas sekarang, masih juga muncul buku-buku yang sama seperti semula yang bertemakan Lombok.hal itu yang menjadi pertanyaan kami Kenapa buku-buku tentang Lombok tetap muncul....?" Terang nya" Lanjut mas.ud ini sangat bayangkan saja dari 55 judul buku yang masing-masing judul 1.735 eks Ada 26 judul buku Lombok di dalamnya, hal tersebut Ada kesan bahwa buku-buku Lombok tersebut dipaksa harus masuk di Bima dan tetap dipertahankan, meski sumber utama protes publik tahun kemarin dengan adanya buku-buku Lombok dalam buku Muatan Lokal Bima,Tentu dengan muncul lagi buku-buku tersebut tidak ada manfa.atnya bagi anak didik di Bima ini, hal inilah yang memunculkan beragam pertanyaan bagi kami khusus sebagai akademisi."Terangnya"

Mungkinkah para Tim Seleksi buku yang memilih buku-buku Lombok untuk dibaca anak didik kita dibima sementara buku-buku Bima yang lain masih banyak dan layak dibaca

Kalau dilihat sebagian anggota Tim seleksi buku adalah orang-orang yang mumpuni dalam dunia perbukuan dan tidak mungkin menggadaikan idealisme mereka dengan asal memilih buku yang jelas-jelas tidak sesuai dengan peruntukannya,Tentunya kita harus rapatkan barisan untuk mencari tau siapa orang kuat yang bermain di proyek Mulok ini? Di samping itu, patut dipertanyakan kenapa di dalam dokumen pengadaan tidak dicantumkan nama penerbit? Setelah dicari asal usul penerbit yang bersangkutan ternyata berada di Mataram.

Memilih satu penerbit dalam urusan tender buku adalah  sesuatu yang tidak lazim dalam dunia perbukuan nasional. Bukankah ini cara monopoli dalam dunia perbukuan? Apakah hanya penerbit yang bersangkutan yang hanya menerbitkan  buku-buku muatan lokal Bima? Cara ini adalah cara membunuh penerbit lain yang juga ingin berkontribusi memajukan dunia perbukuan di Bima. Cara yang tidak sehat ini sangat tidak mendukung kemajuan dunia pendidikan di Bima.  Di saat anak didik kita mengalami kelangkaan buku-buku muatan lokal Bima. Kok tiba-tiba buku-buku Muatan Lokal Lombok yang sodori padahal buku-buku Muatan Lokal Bima masih banyak. Atau jangan-jangan ada “misi” yang tidak baik dengan menyodori buku-buku daerah lain

Dan yang sangat miris disaat kita membumikan AKSARA BIMA, kok yang dipilih salah satu buku: BELAJAR CEPAT AKSARA SASAK ini lucu sekali.coba bayangkan tidak masuk akal apakah patut buku-buku daerah lain untuk diajarkan dalam Muatan lokal Bima yang kita cintai ini hanya gara-gara kepentingan bisnis saja sehingga merugikan anak didik kita,Coba dicermati dengan Baik Daftar judul  buku Mulok yang ditenderkan
Sebagai berikut.
1.Peribahasa Nusa Tenggara Barat
2.Peribahasa Ungkapan dan Istilah Sasak
3.Puisi-puisi Tembang Sasak Guritan Kidungan Baodaya
4.Sejarah Daerah Lombok
5.Selayang Pamdang Kota Mataram
6.Tuan Guru Lopan: Waliyullah dengan Kiprah dan Karomahnya
7Kamus Bau Sasak-Indonesia, Indonesia Sasak
8.Ama Balado
9.Ama Samawa(Perbahasa Bahasa Samawa)
10.Aneka Kuliner Bima – Dompu
11.Galeri Pantun Bima – Dompu
12. Istana Bima Penghubung Masa Lalu dan Masa Kini
13. Kekayaan Gunung Tambora
14. La Bango
15. La Dome dan Kera Jahat
16. La Kalai
17. Lagu-lagu Daerah Bima – Dompu
18. Mengenal Alat Musik Tradisional Bima - Dompu
19. Mengenal Alat Tenun Bima –  Dompu
20. Mengenal Aneka Kerajinan Bima – Dompu
21. #Mengenal Gunung Rinjani
22. Mengenal Tarian Tradisional Bima Bima – Dompu
23. Mengunjungi Objek-objek Wisata Bima – Dompu
24. Musium Samparaja
25. Pakaian Adat Bima – Dompu
26. Peribahasa Bima – Dompu
27. Permaianan Tradisional Bima – Dompu
28. Proses Pembuatan Gerabah Bima – Dompu
29. Ragam Motif Tenun Bima- Dompu
30. Rangkaian Upacara Adat Kelahiran Bima – Dompu
31. Seni MusikTradisional Bima – Dompu
32. Senjata Tradisional Bima – Dompu
33. Sultan Abdul Kahir II (Sultan Bima XIV)
34. Sultan Dompu Muhammad Tadjoel Arifin Siradjudin
35. Sultan Muhammad Salahuddin (Sultan Bima XIII)
36. Upacara Adat Hanta U-a Pua
37. Upacara Adat Pernikahan Bima – Dompu
38. #Wayang Sasak
39. #Cara Cepat Belajar Aksara Sasak
40. #Jenis-jenis Permainan Tradisional Sasak
41. #Kegeneman Sasak
42. #Kesenian Rebana Suku Sasak
43. #Kumpulan Cerita Rakyat Sasak
44. #Kumpulan Lagu-lagu Daerah Sasak
45. #Nilai-nilai Tradisional Sasak dalam Betanduran
46. #Prosesi Titi Adat Sasak dalam Aji Krama
47. #Ragam Keris Pulau Lombok
48. #Satak Sesenggak Sasak
49. #Sate Sekomoh Lindung
50. #Tarian Tradisional Suku Sasak
51. #Tenun Tradisional Gedongan Lombok
52. #Tokoh dan Pejuang Sasak
53. #Tokoh dan Sejarah Perkembangan Islam Lombok
54. #Upacara Daur Hidup Suku Sasak
55. #Upacara Gawe Belek (Ngawinan Dait Nyunatan Adat Sasak)(GT/01)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ketua Bem STIH Muhammadyah Bima Menolak Atas Pengadaan Buku Muatan Lokal Yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Bima."

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel