-->

Diduga Oknum Kades Gelapkan Dana BUMDesa TA. 2018 Senilai 34 Juta


Kabupaten Bima "Gerbang Timur.-Kepala desa Taloko, kecamatan Sanggar,kabupaten Bima, Burhan MT, diduga kuat menggelapkan dana desa (DDS) dana tahap III 40% Tahun 2018, yakni dana bantuan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) sebesar Rp. 34 Juta. Dimana dana tersebut telah dikucurkan oleh pemerintah kabupaten Bima pada bulan November 2018 lalu. Namun olehnya kepala desa setempat tampaknya tidak direalisasikan pada ketua BUMDesa.

Sementara berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan desa bab II pasal 2 ayat 2, bahwa pegelolaan keuangan desa dapat dilakukan per 31 desember setiap tahun anggaran. Ironisnya, entah kenapa dana itu enggan direalisasikannya" Wallahua'lam". Demikian dikatakan Mustafa warga desa Taloko pada media ini saat dikonfirmasi, Sabtu (19/1/2019).

lanjutnya, kami warga masyarakat sangat menyayangkan sikap kepala desa yang kami nilai tidak transparan terhadap pengelolaan anggaran dana desa tahun 2018.

"Meskipun kami warga dikatakan awam, namun sedikitnya mengetahui terkait dana desa. Yang progress dana desa mencapai hingga diatas 1 miliar adalah untuk membangun taraf hidup kesejahteraan masyarakat yang adil dan merata.

Sambungnya, kami menduga dana BUMDesa tersebut sudah digunakan secara pribadi oleh kepala desa. Karena menurut kami dana yang harus direalisasikan dengan 31 desember 2018,justeru  hingga Tahun 2019 ini dananya tidak kunjung dikelola oleh ketua BUMDesa.

"Kami menduga kuat kalau dana itu digelapkan kepala desa. Sebab, tatkala dana itu tidak digelapkannya, maka semestinya dana tersebut sudah dikelola BUMDesa, "cetusnya.

Tambahannya, BPD jangan apatis atas adanya dugaan kepala desa menggelapkan dana BUMDesa tahun anggaran 2018,segeralah gunakan haknya untuk meminta keterangan kepala desa agar diketahui masyarakat apakah ia benar menggelapkan uang negara atau tidak,"tegasnya.

Ia berharap agar BPD dapat menindaklanjuti aspirasi kami sebagai warga masyarakat atas dugaan kepala desa menggelapkan uang negara. Dan BPD jangan melakukan konspirasi dengan kepala desa.

Sementara pihak pemerintah desa melalui sekretaris Furkan, S, Pdi dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp oleh sejumlah media mengakui kalau terkait anggaran untuk tahap III 40% tahun 2018,telah keluar dan beberapa item pengerjaan pun sudah selesai ter kecuali BUMDesa.

" Lebih jelasnya tanyakan langsung ke kepala desa Taloko yakni Burhan MT, " ungkap, Furkan mengarahkannya saat di konfrmasi sejumlah wartawan.

Sementara kepala desa Taloko, Burhan MT yang dicoba dihubungi berkali kali dengan melalui via hand-phone nomor  namun tidak diangkat sementara nomornya aktif. Dan di sms pun juga tidak dibalas sampai berita ini dikorankan. (RED)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Diduga Oknum Kades Gelapkan Dana BUMDesa TA. 2018 Senilai 34 Juta"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel