-->

Pimpin Rakor Kepala Bappeda Harap AMNT Segera Bangun Smelter



Mataram" Gerbang Timur Bima.- BAPPEDA Nusa Tenggara Barat adakan Rakor membahas persoalan pembangunan SMELTER  dipimpin langsung Kepala BAPPEDA NTB Ir. Ridwansyah.,MSc., MM.,MTP. Rakor tersebut diadakan di aula BAPPEDA NTB, Selasa (22/1). 

Pembangunan Smelter yang telah direncanakan dari tahun 2017 yang terus dibahas secara bertahap kini mulai mengerucut. Pembahasan th 2019 adalah tahapan ke 3 yang telah mengarah pada prediksi luas areal yang di butuhkan mencapai 850 ha. Seluruh tahapan tersebut dibahas bersama Pemkab KSB dan jajaran Pemprov NTB yang dipimpin oleh Kepala BAPPEDA NTB sebagai perencana. 

Usai Rakor, Ridwansyah menjelaskan  ke media bahwa, PT. Aman Mineral NusaTenggara (AMNT) sebagai perusahaan tambang wajib membangun Smelter sesuai dengan UU no IV tahun 2009 tentang Minner Bank. “Kalau selama ini dieranya PT. New Mount boleh mengekspor bahan tambang mentah keluar, sekarang tidak dibolehkan lagi. Harus diolah didalam negeri dengan membangun Smelter, ” jelasnya. 

Ridwansyah yang menjabat Kepala BAPPEDA NTB sejak 2016 lalu menuturkan bahwa rapat yang digelar tadi adalah rapat tim percepatan pembangunan Smelter yang telah di SK kan Gubernur NTB. “ Menurut Gubernur, sambung Ridwansyah, pembangunan Smelter tersebut sangat penting dan strategis. Oleh karena itu perlu membentuk tim yang terdiri dari sinergi antara  Pemprov dengan Pemda KSB, kementrian lembaga yang ada, serta PT. AMNT.

Smelter tersebut menurut UU dan peraturan ikutannya paling lambat harus beroperasi tahun 2022. Artinya harus segera dibangun dan selesai tahun 2021, dengan lokasi di kecamatan Maluk KSB. Awalnya luas lahan yang sudah mendapat ijin adalah 94 ha. Namun kemudian hari muncul keinginan membangun kawasan industry yang lokasinya berdekatan dengan lokasi rencana pembangunan Smelter tersebut.

Dalam pertemuan Rakor tersebut, Selain membahas pembangunan Smelter juga membahas industri turunannya pada lahan seluas 850ha. Lebih jauh Ridwansyah juga membeberkan sejumlah manfaat yang diperoleh pemerintah saat hasil tambang dikelola ditempat adalah munculnya bahan bahan ikutan dari penambangan tersebut yang bisa dimanfaatkan. Bahan ikutan tersebut seperti asam sulfat sebagai bahan pabrikasi pupuk pasir, debu dan lainnya. Selain itu dapat juga membangun pabrik semen dengan ketersediaan bahan baku. Pabrik kabel dan alat elektronik sebagai industri ikutan seperti di daerah lainnya.

 “kalau bahan tambang tersebut dikelola diluar daerah, adalah kerugian bagi daerah. Ketika pabrik pabrik industri ikutan tersebut di bangun di daerah, maka pemerintah daerah dapat mempersembahkan ribuan lapangan pekerjaan  untuk masyarakat serta ikutnya terbangun potensi lainnya.Terbangunnya kota industri di Smelter tersebut tentu membutuhkan fasilitas pendukung lainnya yang juga akan merubah pola pikir masyarakat menjadi lebih kompetitif dan produktif, ” jelasnya.(GT/02)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pimpin Rakor Kepala Bappeda Harap AMNT Segera Bangun Smelter"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel