Assessment Tim Ahli Bangunan Sydni, Struktur Bangunan (GPHL) Aman dikunjungi

Tampak Hotel Golden Palace masih berdiri kokoh pasca diguncang gempa beberapa bulan lalu. Dirut dan Management Hotel optimis tingkatkan animo pengunjung. 
Mataram.- Gempa bumi yang melanda NTB pada 2018 lalu memang menyisakan duka yang mendalam, terutama di dikabupaten Lombok Utara, Lobar, Mataram, Lombok timur dan Sumbawa, dampak kerusakan tersebut mengakibatkan kerugian moril dan material masif dirasakan oleh masyarakat di Lombok dan Sumbawa.

Selain menelan korban jiwa. Tak sedikit, gempa dengan kekuatan magnetudo 7,0SR tersebut berdampak serius pada kerusakan fasilitas umum seperti mesjid, rumah dan sektor penunjang wisata lainnya seperti bangunan perhotelan yang ada di Lombok dan di beberapa titik lainnya di NTB.  

Kejadian tersebut tidak menutup semangat bagi para penyedia hotel di Lombok, salah satu bangunan yang berdiri kokoh di jantung Kota Mataram  Golden Palace dengan fasilitas mewah tersebut tetap jadi primadona di Lombok. Terbukti lewat pengecekan dari Tim ahli dari Sydney sangat kuat bahkan sudah melewati assessment ahli bangunan dari luar Negeri. 

Terbukti hotel dengan fasilitas mewah tersebut sangat Aman dan kembali mencuri perhatian para pelancong dan wisata yang berkunjung ke Lombok. 

Direktur utama Hotel Golden Palace  Ir. Teddy Sanyoto, MT., MBA mengungkapkan fakta dibalik kokohnya bangunan hotel tersebut. dia menjelaskan (GPHL)  bangunan hotel dilengkapi dengan Rooftop Gadep atau taman atap yang berada di atas bangunan hotel tersebut, beberapa waktu lalu sudah di dilakukan pengecekan dan rekomendasi kerusakan ringan dari Tim ahli lewat assessment struktur bangunan.

“Mereka terdiri dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB bekerjasama dengan Tim Ahli struktur Australia Sydney,”Demikian Kata Teddy selaku Dirut Hotel Golden Palace Lombok diterima  wartawan media ini di Mataram, kamis (13/6).
Dirut Hotel Golden Palace Lombok Teddy Santoyo,.MT,. MBA bersama Tim Ahli penilai struktur bangunan dari Sydni Australia bekerjasama dengan Dinas PU Provinsi NTB saat mengecek dan assessment bangunan Hotel usai diguncang gempa 2018 lalu. 
Hasil pengecekan tersebut, terbukti struktur bangunan sama sekali tidak terjadi masalah dan sangat aman, gejala serius pada bangunan hotel baik dalam struktur dan bagunan terbukti tidak berdampak serius diakibatkan gempa pada 2018 lalu. 

“Hasil pengecekkan struktur bangunan sama sekali tidak terjadi masalah. Dimana 100 persen telah dinyatakan sama sekali tidak ada kerusakan struktur. Bangunannya pun dinyatakan sangat aman dan hijau.”ungkap Teddy

Diketahui kerusakan - kerusakan tersebut sangat berdampak serius pada sisi timur dan bagian barat bagunan, dampak serius kerusakan tersebut terjadi pada bagian partisi finishing bangunan, dan retakan pada dinding dan beberapa keramik dinding sudah kembali sempurna. “Sisi timur dan Falcon bangunan hanya pada bagian keramik terlepas dan retakan sehingga di katakan sangat Aman, struktur bangunan pada bagian kolom masih kokoh dan aman,”terangnya

“Jadi dapat saya katakan bahwa hotel ini aman untuk difungsikan kembali dan melakukan kegiatan operasional seperti sedia kala. Dan kami pun memberikan kartu hijau yang menandakan hotel ini Sangat Aman, hal ini sudah diungkapkan oleh Kepala Tim Penilaian,”tambahnya

Dampak kerusakan tersebut hanya mengalami partisi ringan, hal tersebut mendapat rekomendasi lewat pengecekan dilakukan oleh TIM. Hal lainnya, lanjut Teddy lewat rekom dan surat kelayakan tekhnis yakni pada konstruksi bangunan dan mendapat reward kelayakan dan masih sangat aman pada (GPHL) berdasarkan surat konstruksi dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB mengatakan bagunan dan struktur Hotel hanya mengalami kerusakan ringan atau kata lain Partisi ringan. Sehingga secara umum, bangunan gedung hotel masih sangat aman digunakan. 

Sebagai penyedia jasa pelayanan, Hotel Golden Palace cukup diminati oleh masyrakat NTB, Hotel yang mempunyai taman di bagian atap ini kerap dijadikan tempat penginapan dan kegiatan oleh  pemerintah baik dalam kegiatan - kegiatan kedaerahan maupun pertemuan dengan para  pimpinan tokoh Nasional dan Internasional.

Selain itu, Management komunikasi Golden Palace Hotel Lombok optimis hotel yang terkenal sebagai rumah kedua para pejabat negara ini akan ramai kembali seperti biasanya. “Poinnya semuanya aman, pelayanan tetap jalan. Dan kami optimis lebih baik kedepan,” terangnya

Informasi di himpun oleh media ini Golden Place Lombok (GPHL) pasca dilanda gempa bumi tingkat animo masyrakat sangat stabil. Hotel dengan gedung menjulang tinggi tersebut sebagai primadona menginap bahkan kerap dikunjungi oleh para pelancong wisata dalam dan Luar Negeri termasuk para tokoh dan pejabat Negara.

Hal ini membuktikan bahwa para pejabat Negara yakin akan bangunan Golden Palace Hotel Lombok sangat aman. Beberapa event internasional pernah diselenggarakan di hotel tersebut.
Diantaranya  Event Akbar Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 dan Sub Regional Meeting On Transnational Security yang dihadiri para petinggi dari berbagai Negara dan 47 Negara di Dunia. (JR) 

0 Response to "Assessment Tim Ahli Bangunan Sydni, Struktur Bangunan (GPHL) Aman dikunjungi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel