Boikot Jalan, FWB Desak Pemda dan Pemprov NTB Lakukan aspal

Aksi Front Wera Bersatu (FWB) Blokir jalan tuntut infrastruktu jalan rusak berat, FWB juga mendesak Pemda Kabupaten Bima dan Pemrov NTB segera Lakukan pengaspalan jalan Lintas Sape - Wera
Kabupaten Bima.- Aksi Pemblokiran jalan lintas wera-sape yang di lakukan oleh ratusan masa aksi yang tergabung dalam Front Wera Bersatu(FWB), Aksi menuntut infrasteuktur jalan tersebut berlangsung di depan Kantor Camat Wera senin (17/6) pada pukul  09:00 wita yang mengakibatan kemacetan.

Korlap aksi yang tergabung dalam Front Wera Bersatu (FWB) Fahri S.Pd selaku penanggung jawab aksi menuntut dan meminta kerja nyata pemerintah Daerah kab Bima, kita akan melakukan kordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Provinsi NTB dalam perbaikan infrastruktur jalan lintas wera-sape.


“Sekian lama menjadi ladang janji-janji pemimpin NTB, selama kepemimpinan TGB 2 periode hinggah hari ini belum terealisasi,”teriak Fahri dengan lantang 

ditengah kerumunan Masa aksi

Aksi dan pemblokiran jalan tersebut dilakukan pemuda dan Masyrakat Wera (FWB) yang mengakibatkan Kemacetan di jalan Lintas Wera - Sape kecamatan Wera  Kabupaten Bima. 


“Apabila tuntutan kami tidak di indahkan makah kantor camat wera akan kami duduki selama 3 hari sebab sangat pedih dan susah bagi kami yang pelosok melintasi jalan yang tak layak di pakai,”sesal Korlap


Berbeda Edhy dalam orasiya Kami masyarakat yang tergabung dalam Front Wera Bersatu, meminta dengan sangat pada Bupati Bima selaku kepala daerah agar melakukan koordinasi dan komunikasi yang betul-betul riel untuk kemajuan wera yang  di anatirikan.


“Kami masyarakat Wera mengamati berbagai sektor yang ada di Kec. Wera yang sama sekali tidak pernah di sentuh dan di perhatikan oleh pemerintah provinsi NTB,” sebut Edhy dalam orasinya


Kami masyarakat Wera yang bergabung dalam Forum Wera Bersatu kembali mengibarkan panji-panji perjuangan agar pemerintah provinsi NTB tidak  terus menutup mata kaitan dengan adanya infrastruktur jalan di lintas Kec. Wera-sape sampai sekarang belum disentuh oleh Pemerintah.

“Ini bukti tidak ada keseriusan pemerintah daerah Kab. Bima (Bupati) Bima untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah provinsi NTB (Gubernur).”Ungkap Salah seorang Korlap Aksi dengan nada keras

Aksi tersebut ditanggapi oleh pemerintah Kecamatan Wera yakni Camat Wera H. M. Ridwan S.Sos Dalam kerumunanan massa aksi menyampaikan kami akan memperjuangkan, hal tersebut ditqnggapi Ridwan selaku Camat dan Pemerintah Kecamatan, Lanjut ridwan bukan hanya kita sebagai Pemerintah Kecamatan saja ini akan menjadi tugas kita bersama sebagai pemerintah. “Kita tetap menjaga agar tidak ada kericuhan dalam menyampaikan aspirasi.” Kata Ridwan menanggapi ditengah massa aksi.



Diketahui jalan infrastruktur lintas Wera menuju Sape dan jalan lintas kecamatan Ambalawi menuju Kecamatan Wera rusak berat. Massa aksi yang berjumlah 50 orang itu mengecam pemerintah Daerah yakni Bupati Bima, adapun tuntutannya mendesak pemerintah provinsi NTB untuk segera mengaspal jalan lintas kecamatan Wera menuju Sape.

Kami mendesak pemerintah NTB (GUBERNUR) untuk memperlebar jalan lintas kecamatan Ambalawi menuju Kecamatan Wera.


Kami mendesak pemerintah daerah Kab. Bima (Bupati) untuk segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemprov NTB ( Gubernur) sebagai bentuk desakan agar gubernur NTB mempercepat proses penanganan pengaspalan jalan lintas kecamatan Wera menuju Sape.


Apabila pemerintah daerah Kab. bima (Bupati) tidak mampu mendesak Pemprov NTB (Gubernur) untuk merespon tuntutan rakyat Wera maka kami rakyat Wera akan membuat kebijakan tersediri sesuai yang kami anggap benar. (GT/Ft)


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Boikot Jalan, FWB Desak Pemda dan Pemprov NTB Lakukan aspal"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel