Gapenas desak Polda NTB Usut Tuntas Pembangunan Dam Waduruka

Kota Bima.- Gerakan Pemuda Nasional (GEPENAS) menuding pembangunan Dermaga Waduruka yang dikerjakan oleh perusahaan rekanan jakarta pada tahun 2018 lalu mangkrak, pekerjaan yang tidak bisa dilanjutkan diduga indikasi kontraktor tidak memiliki dana untuk menyelesaikan kontrak pembangunan dermaga tersebut. 

“pembangunan dermaga waduruka melalui anggaran hibah bencana senilai total 4,8 Miliyar, melalui BPBD Provinsi NTB diduga kuat kontraktor tidak punya dana untuk menyelesaikan pembangunan pada tahun 2018 lalu.” Kata Wakil Ketua GAPENAS Ahmad Yani SH.

Ia mengatakan dana bencana tersebut dari Pemerintah pusat melalui BPBD Provinsi NTB, untuk menyelesaikan infrastruktur serta yang ditimbulkan akibat bencana alam, namun dalam persoalan mendasar pada pembagunan dermaga waduruka terjadi kejanggalan hingga mangkrak, mesti diusut oleh aparat penegak hukum.

pembangunan dermaga waduruka harus diusut tuntas sebab tidak ada urgensi serta hubungan sama sekali antara dampak bencana dan penyelesaian penyelesaian pembangunan dermaga."tandasnya

Dengan dikeluarkan dana bencana yang digunakan sarana transportasi tersebut, lanjutnya tentu ini ada makelar yang menuai kontroversi ditambah memanfaatkan dana bencana pada pembangunan dermaga . Dalam PP No 22 Tahun 2008 Tentang Pendanaan dan Pengelolaan Bantuan Bencana pada pasal 10 ayat 2 menyatakan Dana penanggulangan bencana digunakan sesuai dengan penyelenggaraan penanggulangan bencana yang meliputi tahap Prabencana, saat tanggap darurat dan pascabencana.

Ia menjelaskan pasal 6 dalam PP, dana bencana dipergunakan untuk membangun termasuk prmbangunan sarana penunjang bagi keberlangsungan perekonomian daerah dan masyrakat. Dikatakan dermaga tidak memiliki korelasi langsung dengan prabencana maupun pasca bencana, artinya pemerintah kabupaten Bima dan pemprov NTB melalui pelaksana BPBD sudah melakukan penyalahgunaan anggaran.

“Selaku wakil ketua Gerakan Pemuda Nasionalis (GEPENAS) Bima mendesak aparat hukum yakni Polda NTB untuk membongkar permasalahan yang mengakibatkan kerugian negara tersebut,”harapnya

Secepatnya proyek pembangunan dermaga waduruka diusut oleh pihak kepolisian, untuk menetapkan status hukum.(red)





No comments

Powered by Blogger.