Polda NTB Musnahkan Rusa hasil Penyelundupan dari Komodo

Suasana pemusnahan (BB) terdiri dari 7 ekor rusa hasil penyelundupan dari pulau Komodo di Polres Bima Kota
Mataram.- Bertempat di Markas Komando Polres Bima Kota berlangsung tindaklanjut dari kasus penyelundupan Rusa atau Menjangan yang diduga berasal dari Pulau Komodo. Kegiatan yang dilakukan adalah pemusnahan satwa yang dilindungi yaitu jenis Rusa sebanyak 7 (Tujuh) ekor. Kamis (8/8/2019).

Turut hadir  dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Bima Kota Kompol Syafrudin, Perwakilan Kejaksaan Raba Bima Ronald, Kasat Reskrim Polres Bima Kota Iptu Hilmi M. Prayugo S.I.K, dan Perwakilan Tim Resmob Sat Brimob Polda NTB Brigadir Irfan, SH, Danpos TNI-AL Sape Serma Yahya, serta Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB Seksi Konservasi Wilayah III Bima - Dompu Sdra. Bambang Dwi Darto. 

Selanjutnya Wakapolres Bima Kota Kompol Syafrudin dan tamu undangan melakukan Pemusnahan Satwa yang dilindungi jenis Rusa tersebut dengan cara ditanam dalam lubang sedalam 1,5 meter.

“Terhadap Tersangka dikenakan pasal yang disangkakan yaitu menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, memperniagakan satwa yang dilindungi.” Jelas, Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Purnama Kombes Pol Purnama. 

Dikatakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 40 ayat(2) jo Pasal 21 Ayat (2) huruf a dan b Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan pidana penjara paling lama 5 Tahun dan denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (Seratus juta rupiah). Kegiatan tersebut berakhir sekitar pukul 12.20 Wita berlangsung aman dan lancar. (rin) 

No comments

Powered by Blogger.