Dirjen Hortikultura Kementan RI Sebut So Dore Desa Lido Sentral Swasembada Bawang Putih

Panen raya perdana percobaan bawang putih dataran rendah di so dore desa Lido Kecamatan Belo Kab. Bima, Dirjen Holtikultura Kementan RI
(Foto: istimewa) 
Kabupaten Bima.- Kementerian Pertanian RI Dirjen holtikultura dan pembenihan melakukan panen raya bawang putih perdana di so Dore Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima. Kamis (5/9).

Panen raya perdana tersebut, dihadiri Perwakilan Dirjen Hortikultura Pembenihan kementerian pertanian RI,  Bupati Bima, Sekda Kab. Bima, Kepala Dinas Pertanian perkebunan Kabupaten Bima, Camat Belo, Kades Lido dan Masyrakat Desa Lido.

Untuk diketahui, tanaman percobaan tersebut milik penangkar  UD. Yamin Desa Lido di atas lahan dengan luas 3 hektar di dataran rendah So Dore Desa Lido Kecamatan Belo NTB.

Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima Ir. Indra Jaya mengatakan bahwa lokasi tanaman bawang putih yang berada di So Dore Desa Lido Kecamatan Belo merupakan milik penangkaran milik UD. Yamin dengan luas areal 3 Hektar.

“Lahan tersebut  sangat cocok untuk budidaya bawang putih karena keberadaan bawang putih selain tumbuh didataran tinggi juga bisa tumbuh di dataran rendah.”tandasnya

Ini adalah salah satu contoh yang dilakukan oleh warga masyarakat tani yang ada di desa Lido sehingga dari kegiatan penanaman bawang putih, lahan yang ada bisa ditanami sebagaimana layaknya tanaman bawang merah. Kedatangan Dirjen Holtikultura yang diwakili oleh Direktur Pembenihan Holtikultura RI.

“Tentunya ini memjadi kebanggaan kita semua ditambah luas tanah yang dimiliki oleh daerah Kabupaten Bima khsusunya yang berada di So Dore Desa Lido sangat cocok untuk tanaman bawang putih.” ungkapnya

Sementara Dirjen Holtikultura yang diwakili oleh Direktur Pembenihan Holtikultura Kementerian Pertanian RI, Ir. Sukarman mengatakan bahwa luas lahan yang berada di So Dore desa Lido ini sangat cocok untuk ditanami bawang putih akan dijadikan sentral produksi bawang putih guna meningkatan pendapatan para petani.

“Panen perdana ini guna untuk meningkatkan surplus serta didukung luas lahan sangat cocok buat tanaman bawang putih. Kedepan dengan target swasembada bawang putih pada tahun 2019 ini bisa terus ditingkatkan.”Ujarnya

Hal tersebut sesuai dengan karakteristik tanaman bawang putih yang juga cenderung dengan iklim dataran rendah sehingga dari percobaan ini kedepanya tanaman bawang putih bisa tumbuh dan dapat ditingkatkan keberadaanya.

“Setelah melihat secara seksama keberadaan lokasi bawang putih di lahan ini akan memberikan segala keperluan yang dibutuhkan masyarakat tani sehingga produksi bawang putih harga jualnya bisa meningkat.”Harapnya

Sementara Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Kebutuhan bawang putih masih diperlukan terutama kebutuhan bawang putih di Indonesia.

“Kami prediksikan kebutuhan bawang putih masih dipasokan impor hingga 2021 mendatang. Oleh karena itu dengan adanya budidaya bawang putih ini bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri dan mampu dijadikan swasembada produksi bawang putih kita,”tandasnya

Kepada masyarakat tani kami harap dapat pengembangkan produksi bawang putih ini dengan sebaik - baiknya sehingga pada akhirnya nanti hasil dari produksi bawang putih di dataran rendah ini bisa meningkatan pendapatan masyarakat dari hasil penjualan produksi bawang tersebut. (Im/gt01/tm)


0 Response to "Dirjen Hortikultura Kementan RI Sebut So Dore Desa Lido Sentral Swasembada Bawang Putih"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel