Ketua DPRD NTB Bersama Lalu Ahmad Ismail Temui Massa

Mataram, Gerbang Timur Bima - Gelombang penolakan terhadap revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan RUU KUHP serta sejumlah RUU lain yang dianggap kontroversial terjadi pada banyak daerah di Indonesia, termasuk di Daerah NTB. Ribuan mahasiswa di NTB kembali menggelar aksi unjuk rasa penolakan sejumlah undang-undang tersebut, Senin (30/9/2019).

Ribuan mahasiswa berbaris di depan kantor DPRD NTB di Jalan Udayana Mataram, dan berdiri di depan pintu gerbang Kantor DPRD NTB. Selain hasil revisi UU KPK dan KUHP, mahasiswa juga menolak RUU Minerba, RUU Pertanahan dan Tenaga Kerja.

Massa meminta agar, DPR RI melalui DPRD NTB untuk tidak memaksakan diri dan menolak menetapkan RUU KUHP meliputi pasal 219, pasal 241, dan pasal 232.

Selain itu, massa juga menolak hasil revisi UU KPK, RUU Pertanahan, RUU Pemasyarakatan, RUU Minerba.

Saat gejolak massa berorasi di depan pintu gedung DPRD NTB, kini Ketua DPRD Daerah NTB, Bq. Isvie Rupaeda di dampingi anggota DPRD Lalu Ahmad Ismail serta anggota lainnya menemuai massa di depan pintu gerbang DPRD NTB dan meminta massa untuk tenang tidak anarkis.

"Kami mohon kepada adik-adik mahasiswa jangan melakukan anarkis, jangan main lempar kami telah sepakat dengan semua fraksi yang ada di DPRD NTB, bahwa permintaan adik-adik saya akan sampaikan nanti ke jakarta". Jelas Bq. Isvie.

Bq. Isvie juga menjelaskan bahwa aspirasi mahasiswa diterima oleh DPRD Provinsi NTB untuk kemudian disampaikan ke DPR RI.

"Tentu nanti kami siap akan membubuhkan tanda tangan bersama sebagai bukti untuk saat ini kami bawa ke jakarta". Pinta Bq. Isvie Rupaeda yang saat ini didampingi oleh anggota DPRD Lalu Ahmad Ismail dari dapil Lombok Barat dan Lombok Utara.

Ketua DPRD NTB meminta perwakilan mahasiswa untuk berdialog di dalam ruang dewan untuk sama -sama membahas tuntutannya dengan baik, agar semuanya bisa terlaksana.

Tidak lama setelah terjadi perdebatan antara pihak DPRD dengan massa aksi di depan Gedung DPRD NTB, seketika komandan adzan zuhur berkumandang. Suara adzan yang keluar dari alat pengeras suara milik kepolisian seolah menunda perdebatan. (GT88)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ketua DPRD NTB Bersama Lalu Ahmad Ismail Temui Massa"

Post a Comment

Silahkan berkomentar, bebas tapi sopan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel